IHSG Dibuka Menguat 7,01 Poin
Selasa, 21 Februari 2017 10:49 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI)natau The Indonesia Stock Exchange (IDX). (idx.co.id)
Jakarta, ANTARA JATENG - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa
Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat sebesar 7,01 poin
seiring dengan aksi beli investor.
IHSG BEI dibuka naik 7,01 poin atau 0,13 persen menjadi 5.366,30 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 1,34 poin (0,15 persen) menjadi 889,54 poin.
"Sebagian investor yang kembali melakukan aksi beli mempertahankan posisi IHSG untuk kembali bergerak di area positif," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang mayoritas berada dalam area positif menjadi salah satu faktor yang menndorong sebagian investor saham di dalam negeri melakukan aksi beli.
Ia menambahkan bahwa harga saham berbasis komoditas berpotensi menguat seiring dengan naiknya harga minyak mentah dunia. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,60 persen menjadi 53,72 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,12 persen menjadi 56,25 dolar AS per barel.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan bahwa stabilnya fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan harga komoditas yang positif memberikan pengaruh positif terhadap pola gerak IHSG.
Ia memproyeksikan bahwa pergerakan IHSG pada hari ini (Selasa, 21/2) berada di kisaran 5.336-5.417 poin. Diharapkan arus dana asing kembali masuk sehingga menjaga pergerakan IHSG.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 4,08 poin (0,02 persen) ke level 24.150,16, indeks Nikkei naik 93,22 poin (0,49 persen) ke level 19.344,302, dan Straits Times melemah 6,13 poin (0,19 persen) posisi 3.090,64.
IHSG BEI dibuka naik 7,01 poin atau 0,13 persen menjadi 5.366,30 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 1,34 poin (0,15 persen) menjadi 889,54 poin.
"Sebagian investor yang kembali melakukan aksi beli mempertahankan posisi IHSG untuk kembali bergerak di area positif," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang mayoritas berada dalam area positif menjadi salah satu faktor yang menndorong sebagian investor saham di dalam negeri melakukan aksi beli.
Ia menambahkan bahwa harga saham berbasis komoditas berpotensi menguat seiring dengan naiknya harga minyak mentah dunia. Terpantau harga minyak jenis WTI Crude menguat 0,60 persen menjadi 53,72 dolar AS per barel, dan Brent Crude naik 0,12 persen menjadi 56,25 dolar AS per barel.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan bahwa stabilnya fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan harga komoditas yang positif memberikan pengaruh positif terhadap pola gerak IHSG.
Ia memproyeksikan bahwa pergerakan IHSG pada hari ini (Selasa, 21/2) berada di kisaran 5.336-5.417 poin. Diharapkan arus dana asing kembali masuk sehingga menjaga pergerakan IHSG.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 4,08 poin (0,02 persen) ke level 24.150,16, indeks Nikkei naik 93,22 poin (0,49 persen) ke level 19.344,302, dan Straits Times melemah 6,13 poin (0,19 persen) posisi 3.090,64.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - NASIONAL
Lihat Juga
Menkomdigi tekankan inovasi teknologi dan AI wajib berpusat pada manusia
30 September 2026 13:11 WIB
KPK mendalami dugaan Silmy Karim dan Bagus memberi uang setiap bimbingan S3
30 September 2026 8:44 WIB
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB