Solo, Antra Jateng - Pemerintah Kota Surakarta membangun tiga rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di daerah Mojosongo dan Nusukan, yang nantinya untuk menampung warga di bantaran yang terdampak proyek normalisasi Kali Pepe.

Pembangunan tersebut dimulai tahun 2017 dua unit di Mojosongo berdekatan dengan lokasi pembangunan Rusunawa di lahan Hak Pakai (HP) Nomor 20. Selain itu satu Rusunawa lagi juga akan dibangun di lahan eks Rumah Sosial (Rumsos) Minapadi, Nusukan, kata Kepala UPTD Rumah Sewa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkot Surakarta Toto Jayanto, di Solo Rabu.

Ia mengatakan pembangunan ketiga Rusunawa tersebut, dikhususkan bagi warga bantaran terdampak proyek pembangunan embung dan renovasi bendung karet Tirtonadi.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat telah menjadwalkan pembangunan embung, renovasi bendung karet, serta sejumlah proyek normalisasi Kali Pepe lain sebagai bagian dari tiga paket proyek penanganan banjir di Kota Solo.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSBS) telah meminta Pemkot untuk menuntaskan masalah nonteknis, seperti keberadaan ratusan warga yang masih menghuni bantaran Kali Pepe dan Bengawan Solo. "Karena sudah jelas peruntukkannya, maka pendaftaran calon penghuni Rusunawa tersebut ditutup untuk umum."
Selain ketiga Rusunawa yang direncanakan dibangun mulai tahun depan, pembangunan Rusunawa di lahan HP Nomor 20 terus dikebut rekanan pemerintah pusat. Toto mengatakan, rumah susun itu juga diperuntukkan bagi warga bantaran terdampak proyek normalisasi Kali Pepe.

"Tiga Rusunawa di Mojosongo rencananya dibangun menggunakan dana pemerintah pusat. Sementara Rusunawa di Minapadi akan didirikan menggunakan dana APBD. Saat ini Detail Engineering Design (DED) Rusunawa itu masih disusun," katanya.

Kabid Cipta Karya DPU Taufan Basuki menerangkan, penyusunan DED itu diharapkan bisa memastikan kebutuhan dana pembangunan Rusunawa. Rencananya anggaran pembangunan rumah susun itu akan diusulkan dalam KUA PPAS APBD 2017.

Pewarta : Joko Widodo
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2024