Tim Thomas-Uber Mohon Maaf
Selasa, 24 Mei 2016 7:18 WIB
Para pebulu tangkis putra Indonesia melihat Piala Thomas yang dibawa pelatih Denmark Kenneth Jonassen (kanan) saat penyerahan piala di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, Minggu (22/5/2016). Denmark menjadi juara Piala Thomas 2016 setelah di fi
Tangerang, Antara Jateng - Tim Thomas dan Uber Cup Indonesia mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat karena belum berhasil membawa pulang piala ke Tanah Air.
"Tim Thomas dan Uber dengan segala kerendahan hati mohon maaf, kami belum berhasil," ujar Chief de Mission (CdM) Thomas dan Uber Cup Indonesia Ahmad Budiarto di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin.
Meski belum berhasil menjadi juara, ia meminta para atlet tidak rendah diri karena telah berhasil membuat Indonesia menjadi terbaik di Asia.
Para atlet, dimintanya tidak berlama-lama kecewa dan segera menatap ke depan untuk mempersiapkan diri di laga-laga selanjutnya.
"Tim banyak pemain muda yang satu hingga dua tahun ke depan siap menantang merebut Piala Thomas," tutur Ahmad.
Dalam kesempatan sama, Manajer Tim Piala Thomas dan Uber Rexy Mainaky juga menyampaikan permohonan maaf karena Tim Merah Putih belum berhasil merebut Piala Thomas untuk ke-14 kalinya.
"Saya mohon maaf kami tidak bisa membawa pulang Piala Thomas, tapi dengan pencapaian kami bersyukur di final," tuturnya.
Melihat pencapaian Tim Thomas kali ini, ia merasa optimistis mereka dapat membawa pulang Piala Thomas dua tahun mendatang.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendukung.
Tim Thomas Indonesia gagal merebut Piala Thomas ke-14 setelah kalah dari tim putra Denmark putaran final turnamen Piala Thomas 2016 yang berlangsung di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Tiongkok, Minggu.
Tim Indonesia kalah 2-3 dari tim Denmark setelah tumbang pada tiga sektor ganda meskipun sukses merebut dua kemenangan dari partai ganda.
Indonesia terakhir kali meraih gelar Piala Thomas pada 2002 di Guangzhou, Tiongkok. Tim Merah-Putih menang 3-2 atas tim Malaysia pada putaran final.
"Tim Thomas dan Uber dengan segala kerendahan hati mohon maaf, kami belum berhasil," ujar Chief de Mission (CdM) Thomas dan Uber Cup Indonesia Ahmad Budiarto di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin.
Meski belum berhasil menjadi juara, ia meminta para atlet tidak rendah diri karena telah berhasil membuat Indonesia menjadi terbaik di Asia.
Para atlet, dimintanya tidak berlama-lama kecewa dan segera menatap ke depan untuk mempersiapkan diri di laga-laga selanjutnya.
"Tim banyak pemain muda yang satu hingga dua tahun ke depan siap menantang merebut Piala Thomas," tutur Ahmad.
Dalam kesempatan sama, Manajer Tim Piala Thomas dan Uber Rexy Mainaky juga menyampaikan permohonan maaf karena Tim Merah Putih belum berhasil merebut Piala Thomas untuk ke-14 kalinya.
"Saya mohon maaf kami tidak bisa membawa pulang Piala Thomas, tapi dengan pencapaian kami bersyukur di final," tuturnya.
Melihat pencapaian Tim Thomas kali ini, ia merasa optimistis mereka dapat membawa pulang Piala Thomas dua tahun mendatang.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang selalu mendukung.
Tim Thomas Indonesia gagal merebut Piala Thomas ke-14 setelah kalah dari tim putra Denmark putaran final turnamen Piala Thomas 2016 yang berlangsung di Stadion Bulu Tangkis Kunshan, Tiongkok, Minggu.
Tim Indonesia kalah 2-3 dari tim Denmark setelah tumbang pada tiga sektor ganda meskipun sukses merebut dua kemenangan dari partai ganda.
Indonesia terakhir kali meraih gelar Piala Thomas pada 2002 di Guangzhou, Tiongkok. Tim Merah-Putih menang 3-2 atas tim Malaysia pada putaran final.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB
Terpopuler - Bulu Tangkis
Lihat Juga
Kalahkan Malaysia, Indonesia Raih Emas Ganda Campuran di Olimpiade 2016
18 August 2016 7:01 WIB, 2016