German Science Exhibition 2015 Digelar di ITB
Minggu, 1 November 2015 15:03 WIB
"German Science Exhibition merupakan bagian dari runtutan Jerman Fest 2015 yang memamerkan ilmu pengetahuan dan terapan," kata Panitia GSE 2015 Ana Fortune di Bandung, Minggu.
Ana mengatakan German Science Exhibition digelar untuk memperkenalkan teknologi Jerman dengan exhibitor dari perusahan-perusahaan Jerman di Indonesia yang bergerak di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan seperti Lufthansa, BMW, dan Bosch.
Beberapa hasil riset dari badan riset ilmiah di Jerman juga ditampilkan dalam pameran itu.
German Science Exhibition digelar untuk memotivasi masyarakat khususnya generasi muda Indonesia agar bisa menciptakan teknologi baru.
Selain pameran, juga digelar workshop dengan menghadirkan sejumlah pembicara, sekaligus memberikan penjelasan terkait skema kerja sama dan peluang yang bisa dimanfaatkan khususnya oleh mahasiswa di Indonesia.
"Setiap tahun Kedubes Jerman di Indonesia menyelenggarakan acara Jerman Fest yang mana tahun 2015 dimulai dari September-Desember dengan tema budaya, seni, literatur, film, musik, teknologi dan ilmu pengetahuan.
Sebelumnya German Science Exhibition awalnya digelar 6-15 Oktober di Museum Nasional Jakarta yang menampilkan teknologi Jerman yang diaplikasikan di Indonesia salah satunya adalah teknologi peringatan dini untuk gejala bencana tsunami di Indonesia.
Ana mengatakan German Science Exhibition digelar untuk memperkenalkan teknologi Jerman dengan exhibitor dari perusahan-perusahaan Jerman di Indonesia yang bergerak di bidang teknologi dan ilmu pengetahuan seperti Lufthansa, BMW, dan Bosch.
Beberapa hasil riset dari badan riset ilmiah di Jerman juga ditampilkan dalam pameran itu.
German Science Exhibition digelar untuk memotivasi masyarakat khususnya generasi muda Indonesia agar bisa menciptakan teknologi baru.
Selain pameran, juga digelar workshop dengan menghadirkan sejumlah pembicara, sekaligus memberikan penjelasan terkait skema kerja sama dan peluang yang bisa dimanfaatkan khususnya oleh mahasiswa di Indonesia.
"Setiap tahun Kedubes Jerman di Indonesia menyelenggarakan acara Jerman Fest yang mana tahun 2015 dimulai dari September-Desember dengan tema budaya, seni, literatur, film, musik, teknologi dan ilmu pengetahuan.
Sebelumnya German Science Exhibition awalnya digelar 6-15 Oktober di Museum Nasional Jakarta yang menampilkan teknologi Jerman yang diaplikasikan di Indonesia salah satunya adalah teknologi peringatan dini untuk gejala bencana tsunami di Indonesia.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bandara Ahmad Yani Semarang pakai PLTS untuk penuhi sebagian kebutuhan energi
20 September 2026 22:37 WIB
Polemik PLTP Gunung Ungaran, Pemprov Jateng siap jembatani aspirasi warga
03 September 2026 20:53 WIB
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Kemkomdigi perkuat infrastruktur digital untuk digitalisasi perlindungan sosial
14 August 2026 18:51 WIB
Terpopuler - Sains dan Rekayasa
Lihat Juga
Bandara Ahmad Yani Semarang pakai PLTS untuk penuhi sebagian kebutuhan energi
20 September 2026 22:37 WIB
Polemik PLTP Gunung Ungaran, Pemprov Jateng siap jembatani aspirasi warga
03 September 2026 20:53 WIB
Pemanfaatan pati singkong untuk padamkan kebakaran, ini penjelasan peneliti dari SV Undip
28 August 2026 19:20 WIB
Pemprov Jateng dorong transformasi sektor perhubungan berbasis ekonomi hijau
24 August 2026 22:58 WIB
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PLN tegaskan kesiapan dukung era kendaraan listrik
04 August 2026 20:19 WIB
Tim PKM-KC UMS inisiasi NECIS, alat penghancur limbah jarum suntik berbasis IOT
31 July 2026 17:39 WIB