IHSG Menguat 19,13 Poin
Kamis, 30 Juli 2015 10:42 WIB
IHSG BEI menguat 0,41 persen menjadi 4.740,25 poin pada Kamis pagi.(ANTARA FOTO/Fanny Kusumawardhani)
Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 4,89 poin (0,61 persen) ke level 800,95.
"Faktor positif dari pasar saham global menjadi katalis bagi IHSG pada perdagangan saham hari ini (30/7), hanya tinggal menunggu katalis positif dari dalam negeri untuk memicu pelaku pasar kembali melakukan aksi beli saham," kata Kepala Riset Valbury Asia Securities, Alfiansyah.
Ia berharap nilai tukar rupiah yang sempat bergejolak beberapa hari lalu bisa kembali stabil.
Menurut dia, jika fluktuasi nilai tukar rupiah stabil maka potensi penguatan bagi IHSG BEI semakin terbuka, apalagi didukung oleh laporan laba emiten yang positif.
Ia menambahkan, nilai tukar rupiah juga terpengaruh sentimen eksternal dari tekanan bursa saham global akibat krisis Yunani yang dinilai mereda seiring dengan persetujuan Bank Sentral Eropa pada proposal Yunani untuk pembukaan kembali pasar keuangannya.
Di sisi lain, Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) juga melakukan diskusi teknis mengenai program dana talangan Yunani.
Analis Samuel Sekuritas Akhmad Nurchyadi mengatakan penguatan mayoritas bursa saham global juga merefleksikan keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang belum akan menaikan suku bunga dan menjaga pada level 0,25 persen.
"Kendati demikian, kenaikan IHSG BEI diperkirakan terbatas seiring dengan masih berlanjutnya kekhawatiran pelemahan ekonomi dalam negeri dan potensi stagnannya kinerja emiten tahun ini," katanya.
Di tingkat regional, indeks Bursa Hang Seng menguat 164,11 poin (0,67 persen) ke level 24.783,56; indeks Nikkei naik 257,83 poin (1,26 persen) ke level 20.557,74; dan indeks Straits Times melemah 3,76 poin (0,11 persen) ke posisi 3.280,29.
"Faktor positif dari pasar saham global menjadi katalis bagi IHSG pada perdagangan saham hari ini (30/7), hanya tinggal menunggu katalis positif dari dalam negeri untuk memicu pelaku pasar kembali melakukan aksi beli saham," kata Kepala Riset Valbury Asia Securities, Alfiansyah.
Ia berharap nilai tukar rupiah yang sempat bergejolak beberapa hari lalu bisa kembali stabil.
Menurut dia, jika fluktuasi nilai tukar rupiah stabil maka potensi penguatan bagi IHSG BEI semakin terbuka, apalagi didukung oleh laporan laba emiten yang positif.
Ia menambahkan, nilai tukar rupiah juga terpengaruh sentimen eksternal dari tekanan bursa saham global akibat krisis Yunani yang dinilai mereda seiring dengan persetujuan Bank Sentral Eropa pada proposal Yunani untuk pembukaan kembali pasar keuangannya.
Di sisi lain, Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional (IMF) juga melakukan diskusi teknis mengenai program dana talangan Yunani.
Analis Samuel Sekuritas Akhmad Nurchyadi mengatakan penguatan mayoritas bursa saham global juga merefleksikan keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang belum akan menaikan suku bunga dan menjaga pada level 0,25 persen.
"Kendati demikian, kenaikan IHSG BEI diperkirakan terbatas seiring dengan masih berlanjutnya kekhawatiran pelemahan ekonomi dalam negeri dan potensi stagnannya kinerja emiten tahun ini," katanya.
Di tingkat regional, indeks Bursa Hang Seng menguat 164,11 poin (0,67 persen) ke level 24.783,56; indeks Nikkei naik 257,83 poin (1,26 persen) ke level 20.557,74; dan indeks Straits Times melemah 3,76 poin (0,11 persen) ke posisi 3.280,29.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sedekah Sampah Memotivasi Masyarakat lebih Mencintai Lingkungan dan Beramal
12 February 2017 14:35 WIB, 2017
Emil: Subuh Waktu Optimal Sampikan Pesan, Karena Otak Manusia belum Termanipulasi Hal Negatif
12 February 2017 14:29 WIB, 2017
Ketinggian Air Bendung Katulampa Naik Namun Masih Siaga Tiga Banjir
12 February 2017 14:06 WIB, 2017
Istiqlal Tak Mampu Tampung, Lautan Massa 112 Meluap ke Lapangan Banteng
11 February 2017 12:30 WIB, 2017