Muktamar NU Siap 99 Persen
Selasa, 28 Juli 2015 19:35 WIB
KH. Said Aqil Siroj (FOTO ANTARA/ Ujang Zaelani)
"Saya turun ke Jombang beberapa waktu lalu, memantau tempat pembukaan alun-alun, masjid dan pesantren. Boleh dibilang 99 persen siap," kata Said di kantornya, Jakarta, Selasa.
Peninjauan kesiapan itu, kata Said, juga termasuk melihat aspek pengamanan saat muktamar berlangsung.
Rencananya, Kepolisian Daerah Jawa Timur akan mengerahkan 1.500 personel untuk mengamankan Muktamar NU.
Sebagian besar pengamanan akan difokuskan di sektor lalu lintas menilik keramaian akan diprediksi sangat padat di jalan raya saat perhelatan mukamar berlangsung pada awal Agustus 2015.
Salah satu momen tersibuk untuk pengamanan lalu lintas adalah saat Presiden Joko Widodo datang ke Jombang untuk membuka muktamar salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia ini.
Muktamar Nahdlatul Ulama ke-33 akan berlangsung pada 1-5 Agustus 2015 di Jombang dengan tema "Menegakkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia.
Sebelumnya, Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar NU ke-33 Imam Azis mengatakan Jombang dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki nilai searah. Di tempat inilah lahir para pendiri NU. Muktamar kali ini juga bertepatan dengan peringatan jelang seabad NU.
Ada empat pesantren besar yang menjadi tempat melangsungkan sidang komisi Muktamar NU di Jombang, yaitu Pondok Pesantren Tebu Ireng, Tambak Besar, Denanyar dan Bahrul Ulum.
Peninjauan kesiapan itu, kata Said, juga termasuk melihat aspek pengamanan saat muktamar berlangsung.
Rencananya, Kepolisian Daerah Jawa Timur akan mengerahkan 1.500 personel untuk mengamankan Muktamar NU.
Sebagian besar pengamanan akan difokuskan di sektor lalu lintas menilik keramaian akan diprediksi sangat padat di jalan raya saat perhelatan mukamar berlangsung pada awal Agustus 2015.
Salah satu momen tersibuk untuk pengamanan lalu lintas adalah saat Presiden Joko Widodo datang ke Jombang untuk membuka muktamar salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia ini.
Muktamar Nahdlatul Ulama ke-33 akan berlangsung pada 1-5 Agustus 2015 di Jombang dengan tema "Menegakkan Islam Nusantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia.
Sebelumnya, Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar NU ke-33 Imam Azis mengatakan Jombang dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki nilai searah. Di tempat inilah lahir para pendiri NU. Muktamar kali ini juga bertepatan dengan peringatan jelang seabad NU.
Ada empat pesantren besar yang menjadi tempat melangsungkan sidang komisi Muktamar NU di Jombang, yaitu Pondok Pesantren Tebu Ireng, Tambak Besar, Denanyar dan Bahrul Ulum.
Pewarta : Antaranews
Editor : Mugiyanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB
Tiga kapal TNI AL dilibatkan untuk pencarian lima jurnalis di Selat Sunda
10 September 2026 11:32 WIB
KPK menduga ada tarif tertentu untuk promosi jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang
10 September 2026 10:40 WIB
Terpopuler - Politik dan Hankam
Lihat Juga
Zulkifli Hasan Berharap Jakarta Kembali Tenang dan Damai Setelah Pilkada
02 February 2017 6:50 WIB, 2017
Agus: Saya hanya Sampaikan "Salam Hormat" ke Pak Maruf dan Pengurus PBNU
01 February 2017 19:04 WIB, 2017
" Presiden Jokowi Ingin Bertemu Saya, Tapi Dilarang Dua-Tiga di Sekeliling Beliau," Kata SBY
01 February 2017 18:35 WIB, 2017
Tim Anies-Sandi: Kegiatan PT MWS pada Masyarakat Tentang Reklamasi Pulau G Memaksakan Ambisi
01 February 2017 17:17 WIB, 2017
Setnov: NU Salalu Hadir sebagai Organisasi yang Suarakan Perdamaian dan Kesejukan
01 February 2017 16:41 WIB, 2017
Ahok Menyayangkan ada Pihak yang Mengadu Domba bahwa Dia Menghina Integritas PBNU
01 February 2017 16:12 WIB, 2017
Din: Tudingan Ahok Terhadap Maruf Bernada Sarkastik dan Sangat Menghina
01 February 2017 15:58 WIB, 2017
SBY perlu Klarifikasi Pernyataan Kuasa Hukum Ahok yang Mengkaitkan Fatwa MUI
01 February 2017 14:56 WIB, 2017