IHSG Dibuka Menguat 3,20 Poin
Rabu, 4 Maret 2015 10:47 WIB
Kelompok 45 saham unggulan (indeks LQ45) naik 0,81 poin (0,08 persen) ke level 953,91 pada pembukaan Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu pagi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Sementara kelompok 45 saham unggulan (indeks LQ45) naik 0,81 poin (0,08 persen) ke level 953,91.
"Pola pergerakan IHSG cenderung mendatar di tengah laju bursa regional yang bervariasi," kata Kepala Riset Valbury Asia Securities, Alfiansyah.
Ia mengatakan sentimen pasar saham regional, termasuk IHSG kembali terpengaruh sikap investor terhadap hasil negoisasi utang Yunani dan Uni Eropa.
Pejabat Uni Eropa dan Yunani dikabarkan telah mulai menegosiasikan talangan putaran ketiga dengan persyaratan kurang lebih sama dengan dua paket bantuan pendanaan sebelumnya.
Sementara dari dalam negeri, ia melanjutkan, pelaku pasar saham akan mewaspadai ancaman dari tren pelemahan rupiah yang terjadi akhir-akhir ini dan kondisi itu berpotensi mempengaruhi pergerakan IHSG.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menyarankan pelaku pasar tetap mewaspadai potensi-potensi pembalikan arah ke area negatif karena sebagian investor masih mengambil posisi lepas saham.
"Aksi jual dan berkurangnya aksi beli investor diperkirakan masih akan berlanjut, dengan asumsi indikator teknikal memperlihatkan adanya potensi penurunan, kecuali muncul sentimen positif dari global yang mampu mengimbangi," katanya.
Di bursa regional, indeks Hang Seng melemah 38,20 poin (0,15 persen) ke 24.664,58; indeks Bursa Nikkei turun 156,23 poin (0,83 persen) ke 18.658,93; dan Straits Times menguat 7,09 poin (0,19 persen) ke posisi 3.428,23.
"Pola pergerakan IHSG cenderung mendatar di tengah laju bursa regional yang bervariasi," kata Kepala Riset Valbury Asia Securities, Alfiansyah.
Ia mengatakan sentimen pasar saham regional, termasuk IHSG kembali terpengaruh sikap investor terhadap hasil negoisasi utang Yunani dan Uni Eropa.
Pejabat Uni Eropa dan Yunani dikabarkan telah mulai menegosiasikan talangan putaran ketiga dengan persyaratan kurang lebih sama dengan dua paket bantuan pendanaan sebelumnya.
Sementara dari dalam negeri, ia melanjutkan, pelaku pasar saham akan mewaspadai ancaman dari tren pelemahan rupiah yang terjadi akhir-akhir ini dan kondisi itu berpotensi mempengaruhi pergerakan IHSG.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menyarankan pelaku pasar tetap mewaspadai potensi-potensi pembalikan arah ke area negatif karena sebagian investor masih mengambil posisi lepas saham.
"Aksi jual dan berkurangnya aksi beli investor diperkirakan masih akan berlanjut, dengan asumsi indikator teknikal memperlihatkan adanya potensi penurunan, kecuali muncul sentimen positif dari global yang mampu mengimbangi," katanya.
Di bursa regional, indeks Hang Seng melemah 38,20 poin (0,15 persen) ke 24.664,58; indeks Bursa Nikkei turun 156,23 poin (0,83 persen) ke 18.658,93; dan Straits Times menguat 7,09 poin (0,19 persen) ke posisi 3.428,23.
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SAR Timika menemukan 8 korban kapal LCT di Perairan Puriri dalam keadaan selamat
29 September 2026 9:16 WIB
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sedekah Sampah Memotivasi Masyarakat lebih Mencintai Lingkungan dan Beramal
12 February 2017 14:35 WIB, 2017
Emil: Subuh Waktu Optimal Sampikan Pesan, Karena Otak Manusia belum Termanipulasi Hal Negatif
12 February 2017 14:29 WIB, 2017
Ketinggian Air Bendung Katulampa Naik Namun Masih Siaga Tiga Banjir
12 February 2017 14:06 WIB, 2017
Istiqlal Tak Mampu Tampung, Lautan Massa 112 Meluap ke Lapangan Banteng
11 February 2017 12:30 WIB, 2017