Bunga KPR BTN Siap-siap Turun
Kamis, 16 Oktober 2014 16:51 WIB
Petugas melayani nasabah di kantor cabang Bank Tabungan Negara (BTN) Harmoni di Jakarta (ANTARA/Yudhi Mahatma)
"Betul. Suku bunga KPR BTN akan kami turunkan. Kapan waktunya, segera dilakukan setelah kajian selesai," kata Direktur Utama BTN, Maryono, di sela acara Business Leader Forum BTN", di Jakarta, Kamis.
Menurut Maryono, pengurangan suku bunga KPR BTN sejalan dengan penurunan suku bunga deposito.
"Kami segera turunkan. Kita hitung terlebih dahulu berapa cost of fund-nya," katanya.
Ia mengakui BTN menjadi salah satu bank yang paling belakangan menurunkan suku bunga KPR.
"Tidak masalah. Karena bisa saja bank-bank yang lainnya sudah paling dulu menaikkan suku bunga dibanding BTN. Kita tidak tahu. Jadi kami belakangan menurunkan juga tidak masalah," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah perbankan ramai-ramai menurunkan suku bunga setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatasi bunga tertinggi deposito, yang mendorong pemangkasan suku bunga kredit termasuk KPR.
"Ya bukan berarti suku bunga deposito turun terus bunga kredit turun, tidak otomatis begitu. Tapi kami ada hitungannya," kata Maryono.
Ia menambahkan, portofolio BTN sebanyak 45 persen kredit subsidi, sedangkan 55 persen merupakan kredit nonsubsidi.
Namun BTN per 1 Oktober 2014, sudah menurunkan bunga deposito dari 10,25 persen menjadi 9,75 persen.
Menurut catatan, BTN masih sangat tergantung pada simpanan deposito sebagai sumber dana pihak ketiga. Sehingga faktor "cost of fund" menjadi penting demi menjaga margin bunga bersih.
Data Bank Indonesia per Juli 2014, total dana deposito BTN mencapai Rp52,72 triliun, setara dengan 54,33 persen dari total dana pihak ketiga.
(R017)
Menurut Maryono, pengurangan suku bunga KPR BTN sejalan dengan penurunan suku bunga deposito.
"Kami segera turunkan. Kita hitung terlebih dahulu berapa cost of fund-nya," katanya.
Ia mengakui BTN menjadi salah satu bank yang paling belakangan menurunkan suku bunga KPR.
"Tidak masalah. Karena bisa saja bank-bank yang lainnya sudah paling dulu menaikkan suku bunga dibanding BTN. Kita tidak tahu. Jadi kami belakangan menurunkan juga tidak masalah," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah perbankan ramai-ramai menurunkan suku bunga setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membatasi bunga tertinggi deposito, yang mendorong pemangkasan suku bunga kredit termasuk KPR.
"Ya bukan berarti suku bunga deposito turun terus bunga kredit turun, tidak otomatis begitu. Tapi kami ada hitungannya," kata Maryono.
Ia menambahkan, portofolio BTN sebanyak 45 persen kredit subsidi, sedangkan 55 persen merupakan kredit nonsubsidi.
Namun BTN per 1 Oktober 2014, sudah menurunkan bunga deposito dari 10,25 persen menjadi 9,75 persen.
Menurut catatan, BTN masih sangat tergantung pada simpanan deposito sebagai sumber dana pihak ketiga. Sehingga faktor "cost of fund" menjadi penting demi menjaga margin bunga bersih.
Data Bank Indonesia per Juli 2014, total dana deposito BTN mencapai Rp52,72 triliun, setara dengan 54,33 persen dari total dana pihak ketiga.
(R017)
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sedekah Sampah Memotivasi Masyarakat lebih Mencintai Lingkungan dan Beramal
12 February 2017 14:35 WIB, 2017
Emil: Subuh Waktu Optimal Sampikan Pesan, Karena Otak Manusia belum Termanipulasi Hal Negatif
12 February 2017 14:29 WIB, 2017
Ketinggian Air Bendung Katulampa Naik Namun Masih Siaga Tiga Banjir
12 February 2017 14:06 WIB, 2017
Istiqlal Tak Mampu Tampung, Lautan Massa 112 Meluap ke Lapangan Banteng
11 February 2017 12:30 WIB, 2017