KPK Periksa Staf Khusus Jero Wacik
Kamis, 11 September 2014 12:51 WIB
"Ya dipanggil sebagai saksi untuk JW (Jero Wacik)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Priharsa Nugraha, di Kantor KPK, Jakarta, Kamis.
I Ketut Wiryadinata diketahui merupakan teman masa kecil Jero dan sudah menjadi staf khusus sejak 2006, saat masih menjadi Menteri Pariwisata dan Kebudayaan.
Seperti dikutip dari laman Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung tertanggal 16 Agustus 2010 mengenai wawancara dengan I Ketut Wiryadinata, diketahui bahwa mereka hanya terpaut setahun karena Wiryadinata adalah alumni ITB angkatan 71 jurusan Ekonomi, sedangkan Jero Wacik merupakan alumni ITB angkatan 70 jurusan Teknik Mesin.
Wiryadinata sejak 1 Juni 2006 menjadi staf khusus Mendbudpar bidang Pemasaran, Informasi telematika dan Kerja Sama Luar Negeri.
Mereka berteman sejak kelas 4 Sekolah Dasar pada 1962 hingga berkuliah di ITB.
Selain memeriksa I Ketut, KPK juga memanggil lima saksi lain untuk kasus ini yaitu Mantan Sekjen ESDM Waryono Karno, Kabag Kerjasama Biro Perencanaan Kerjasama ESDM Athena Fallahti, Kasubag Tata Usaha Setjen ESDM Asep Permana, pihak swasta Indah Pratiwi, dan Direktur Indopos Don Kardono.
Don telah diperiksa pada Selasa (9/9) namun seusai pemeriksaan ia menolak memberikan pernyataan apapun.
I Ketut Wiryadinata diketahui merupakan teman masa kecil Jero dan sudah menjadi staf khusus sejak 2006, saat masih menjadi Menteri Pariwisata dan Kebudayaan.
Seperti dikutip dari laman Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung tertanggal 16 Agustus 2010 mengenai wawancara dengan I Ketut Wiryadinata, diketahui bahwa mereka hanya terpaut setahun karena Wiryadinata adalah alumni ITB angkatan 71 jurusan Ekonomi, sedangkan Jero Wacik merupakan alumni ITB angkatan 70 jurusan Teknik Mesin.
Wiryadinata sejak 1 Juni 2006 menjadi staf khusus Mendbudpar bidang Pemasaran, Informasi telematika dan Kerja Sama Luar Negeri.
Mereka berteman sejak kelas 4 Sekolah Dasar pada 1962 hingga berkuliah di ITB.
Selain memeriksa I Ketut, KPK juga memanggil lima saksi lain untuk kasus ini yaitu Mantan Sekjen ESDM Waryono Karno, Kabag Kerjasama Biro Perencanaan Kerjasama ESDM Athena Fallahti, Kasubag Tata Usaha Setjen ESDM Asep Permana, pihak swasta Indah Pratiwi, dan Direktur Indopos Don Kardono.
Don telah diperiksa pada Selasa (9/9) namun seusai pemeriksaan ia menolak memberikan pernyataan apapun.
Pewarta : Antaranews
Editor : Totok Marwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo: Alokasi anggaran mitigasi bencana harus ditambah signifikan
07 September 2026 14:38 WIB
Menhub: Penutupan sementara 8 bandara diperpanjang hingga Senin pukul 09.00 WIB
07 September 2026 9:23 WIB
ANTARA melatih mahasiswa UKM Pers teknik penulisan standar kantor berita
05 September 2026 10:21 WIB
Presiden Prabowo menjelaskan kesamaan filosofi Odin v pole ne voin-gotong royong
04 September 2026 6:26 WIB
Prabowo: Pertumbuhan ekonomi harus angkat jutaan orang keluar dari kemiskinan
03 September 2026 16:48 WIB
Presiden Prabowo yakini pelayaran langsung perkuat konektivitas RI-Rusia
03 September 2026 16:45 WIB
Presiden Prabowo: FTA Indonesia-EAEU membuka akses ke 290 juta konsumen RI
03 September 2026 16:44 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
"Garis Bawahi Ya Hanya kamaludin yang Minta Uang,Patrialis tidak Pernah," kata Basuki
01 February 2017 18:16 WIB, 2017
Pengacara Minta Penyidik Menyelidiki Laporan agar Membongkar Kasus Rekayasa Antasari
01 February 2017 16:25 WIB, 2017