Indeks BEI Menguat 20,44 Poin
Senin, 21 Juli 2014 11:02 WIB
Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia menguat menjadi 5,107,46 poin pada Senin. (FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)
IHSG BEI naik 0,40 persen menjadi 5.107,46 poin sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 5,35 poin (0,61 persen) menjadi 879,46 pada pembukaan pasar.
"Pelaku pasar cukup tenang menanti hasil pengumuman pilpres dan diperkirakan juga berjalan lancar, kondisi itu membuat pasar saham domestik berada di area positif," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada.
Ia mengatakan aksi beli investor asing dan penguatan nilai tukar rupiah juga menjadi salah satu penopang pasar saham domestik melanjutkan kenaikan.
Sebagian pelaku pasar, menurut dia, tidak terlalu khawatir dengan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden dan hal itu menambah sentimen positif pada IHSG BEI.
Namun, ia melanjutkan, aksi ambil untung yang dapat menahan potensi kenaikan indeks BEI masih perlu diwaspadai.
Kepala Riset Valbury Asia Securities Alfiansyah memperkirakan masa penantian pengumuman hasil pemilihan umum mendorong IHSG bergerak dengan rentang lebar.
Di sisi lain, lanjut dia, faktor geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina juga masih mencemaskan pasar saham global dan sentimen itu dapat membawa tekanan bagi pergerakan indeks saham global.
Di bursa regional, indeks Bursa Hang Seng melemah 21,85 poin (0,09 persen) ke level 23.432,94, indeks Nikkei turun 154,55 poin (1,01 persen) ke level 15.215,71 dan Straits Times menguat 3,96 poin (0,12 persen) ke posisi 3.314,49.
"Pelaku pasar cukup tenang menanti hasil pengumuman pilpres dan diperkirakan juga berjalan lancar, kondisi itu membuat pasar saham domestik berada di area positif," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada.
Ia mengatakan aksi beli investor asing dan penguatan nilai tukar rupiah juga menjadi salah satu penopang pasar saham domestik melanjutkan kenaikan.
Sebagian pelaku pasar, menurut dia, tidak terlalu khawatir dengan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden dan hal itu menambah sentimen positif pada IHSG BEI.
Namun, ia melanjutkan, aksi ambil untung yang dapat menahan potensi kenaikan indeks BEI masih perlu diwaspadai.
Kepala Riset Valbury Asia Securities Alfiansyah memperkirakan masa penantian pengumuman hasil pemilihan umum mendorong IHSG bergerak dengan rentang lebar.
Di sisi lain, lanjut dia, faktor geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina juga masih mencemaskan pasar saham global dan sentimen itu dapat membawa tekanan bagi pergerakan indeks saham global.
Di bursa regional, indeks Bursa Hang Seng melemah 21,85 poin (0,09 persen) ke level 23.432,94, indeks Nikkei turun 154,55 poin (1,01 persen) ke level 15.215,71 dan Straits Times menguat 3,96 poin (0,12 persen) ke posisi 3.314,49.
Pewarta : -
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
35 kantor berita Asia Pasifik membahas penanganan disinformasi di Moskow
23 September 2026 21:11 WIB
Perum LKBN ANTARA galang kerja sama dengan tiga media Rusia berskala global
23 September 2026 9:00 WIB
Tim SAR kembali sisir daratan Carita hingga Pantai Anyer cari jurnalis dan kru kapal yang hilang
17 September 2026 9:31 WIB
TNI AU sebut empat tersangka penganiaya AMF hingga tewas terancam dipecat
16 September 2026 12:51 WIB
Perum LKBN ANTARA perkuat peran sebagai "gateway" Indonesia ke Asia dan dunia
15 September 2026 11:14 WIB
Korban selamat kecelakaan laut KMP Virgo dirawat sejumlah RS di Banjarmasin
15 September 2026 10:46 WIB
Basarnas mencari 129 korban KM Virgo hingga 2.600 mil laut dari titik koordinat
14 September 2026 14:40 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Sedekah Sampah Memotivasi Masyarakat lebih Mencintai Lingkungan dan Beramal
12 February 2017 14:35 WIB, 2017
Emil: Subuh Waktu Optimal Sampikan Pesan, Karena Otak Manusia belum Termanipulasi Hal Negatif
12 February 2017 14:29 WIB, 2017
Ketinggian Air Bendung Katulampa Naik Namun Masih Siaga Tiga Banjir
12 February 2017 14:06 WIB, 2017
Istiqlal Tak Mampu Tampung, Lautan Massa 112 Meluap ke Lapangan Banteng
11 February 2017 12:30 WIB, 2017