WhatsApp kini tersedia di KaiOS, OS-nya Nokia

id kaios,nokia 8110,whatsapp

Nokia 8110 (REUTERS/Yves Herman)

Jakarta (ANTARA) - WhatsApp kini tersedia di sistem operasi KaiOS yang digunakan oleh ponsel fitur keluaran tahun lalu yakni Nokia 8110, demikian laporan The Verge, Senin (22/7).

Aplikasi WhatsApp bisa diunduh di KaiStore untuk KaiOS yang akan memakan kapasitas 256 MB dari 512 MB RAM. Rencananya, aplikasi pesan itu akan terinstal di ponsel tertentu pada kuartal ketiga tahun ini.

WhatsApp versi KaiOS akan memungkinkan pengguna melakukan panggilan dan mengirim pesan, termasuk enkripsi dari pengguna ke pengguna, sama halnya di Android dan iOS.

Selama setahun lalu, WhatsApp secara bertahap dirilis untuk beberapa perangkat KaiOS.

September lalu, aplikasi WhatsApp hadir untuk ponsel JioPhone yang menjalankan sistem operasinya sendiri. Kemudian April, WhatsApp hadir untuk Nokia 8110 namun hanya untuk pasar India.

Kini, aplikasi tersedia untuk tujuh perangkat KaiOS, Cat B35, Doro 7060, JioPhone (Reliance Jio), JioPhone 2 (Reliance Jio), MTN Smart, Nokia 8110 (HMD Global), dan Orange Sanza.

Di Barat, Nokia 8110 dianggap sebagai ponsel yang akan dibeli hanya kalau penggunanya butuh pelarian dari aplikasi modern.

Berbeda dengan di negara-negara berkembang di mana mereka lebih menyukai ponsel dengan harga murah, fitur sederhana dan daya tahan baterai yang andal di mana baterai Nokia 8110 bisa bertahan sampai 25 hari.

Di negara-negara itu, WhatsApp adalah layanan komunikasi yang sangat populer.

KaiOS adalah sistem operasi yang ringan yang kini tersedia di sejumlah kecil ponsel fitur. Awalnya sistem operasi itu hadir sebagai bagian dari sistem operasi Firefox setelah akhirnya Firefox menyerah pada ide sistem operasi ponsel.

Sistem operasi Firefox tersebut lantas menarik perhatian Google, dan teknologi pengetikan dengan suara yang dimotori Google Assistant pun dirilis awal tahun ini.

Baca juga: Pengguna Tik Tok nanti bisa berbagi video ke kontak WhatsApp

Baca juga: WhatsApp dan Telegram rentan disusupi, foto dan dokumen dimanipulasi

 

Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar