Ada acara Prasetya Perwira TNI-Polri, polisi rekayasa lalu lintas

id Prasetya Perwira,Rekayasa lalu lintas,Istana Merdeka

Suasana persiapan pelantikan perwira TNI dan Polri 2019 di halaman Istana Merdeka Jakarta, Selasa. (Agus Salim)

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa arus lalu lintas terkait kegiatan Prasetya Perwira TNI-Polri tahun 2019, di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa pagi.

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir di Jakarta, Selasa, mengemukakan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban terkait kegiatan Prasetya Perwira TNI-Polri.

Baca juga: Presiden Jokowi pimpin upacara Prasetya Perwira

"Kegiatan Prasetya Perwira dihadiri oleh sejumlah pejabat negara dan pihak keluarga para lulusan Akademi TNI-Kepolisian. Ditlantas dan jajaran melakukan kegiatan pengamanan, penjagaan, pengawalan, dan pengaturan lalu lintas terkait kegiatan itu di sekitar lokasi," katanya.

Ia mengemukakan Prasetya Perwira TNI-Polri tahun 2019 merupakan upacara pengambilan sumpah dan pelantikan perwira TNI dan Polri, lulusan dari Akademi TNI meliputi Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Akademi Angkatan Udara (AAU), serta Akademi Kepolisian (Akpol).

Baca juga: Presiden ingatkan perwira mengabdi kepada negara

Ia mengemukakan rekayasa arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke Jalan Majapahit dibelokkan kiri ke Jalan Juanda dan arus lalin dari Jalan Veteran Raya yang akan belok kiri ke Jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto maupun di belokkan ke kanan Jalan Gajah Mada.

Sementara itu, arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju Jalan Veteran III diluruskan ke Harmoni. Arus lalu lintas dari Jalan Merdeka Timur yang akan menuju Jalan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan ke Jalan Perwira.

"Giat sedang berjalan dan selesai pada pukul 11.00 WIB, jalur lalu lintas akan dinormalkan kembali," katanya.

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar