Pemkab OKU kumpulkan Rp700 juta untuk Palestina

id Pemkab OKU kumpulkan dana Rp700 juta untuk Palestina

Sekretaris Daerah Pemkab OKU, Ahmad Tarmizi sekaligus Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) OKU (ANTARA News Sumsel/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU), Sumatera Selatan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp700 juta yang akan disumbangkan untuk pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Palestina.

"Penggalangan dana di Kabupaten OKU untuk pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Palestina sejauh ini sudah mencapai Rp700 juta lebih," kata Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Ogan Komering Ulu (OKU), Ahmad Tarmizi didampingi Sekretaris Kadarisman di Baturaja, Selasa.

Baca juga: Indonesia suarakan solidaritas terhadap pekerja Palestina

Dia mengemukakan, penggalangan dana tersebut dilakukan oleh masyarakat yang bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat dan ICMI OKU hingga terkumpul mencapai lebih dari Rp700 juta.

Salah satu sumbangan untuk pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Palestina tersebut, kata dia, berasal dari infak jemaah sholat Idul Fitri yang digelar di taman kota Baturaja beberapa waktu lalu.

"Saat itu, nilainya mencapai Rp18,7 juta lebih. Dana yang terkumpul sudah ditransfer ke Bank Syariah Mandiri di nomor rekening 7310000137 atas nama Qudwah," kata Kadarisman.

Menurut dia, antusiasme masyarakat Kabupaten OKU sangat tinggi dalam berdonasi untuk pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Palestina.

"Penggalangan dana saat ini masih dibuka bagi masyarakat yang ingin berinfak," kata dia.

Sementara menurut Syekh Adil Sholih Kholil dari Palestina saat pertemuan dengan Ketua ICMI OKU sebelumnya mengungkapkan pada peroide April 2019 pengerjaan pembangunan Masjid Istiqlal Indonesia di Palestina sudah mencapai sekitar 30 persen.

"Ditargetkan, pada Desember nanti, pembangunan masjid tersebut selesai dan bisa dimanfaatkan umat Muslim Palestina untuk beribadah," ungkapnya.

Menurut dia, masjid bagi masyarakat Palestina bukan sekedar tempat menunaikan salat berjamaah, melainkan sebagai pusat kehidupan, pendidikan, peradaban serta perjuangan.

Lebih dari 50 ribu penduduk Provinsi Khan Yunis di Selatan jalur Gaza hingga kini tidak memiliki masjid yang layak sehingga diharapkan pembangunan masjid di Palestina tersebut segera rampung.

Baca juga: DPR: dukungan Indonesia untuk Palestina tidak boleh berhenti

Pewarta : Edo Purmana
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar