Kemarin, duka atas kepergian Arifin Ilham hingga bahaya VPN gratis

id arifin ilham,vpn gratis,kanker getah bening

Ratusan muslim mengusung peti jenazah KH. Arifin Ilham saat akan dimakamkan di Komplek Pesantren Az Zikra Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/5/2019) malam. Arifin Ilham meninggal karena sakit kanker getah bening yang dideritanya. ANTARA (FOTO/Muhammad Iqbal/pras)

Jakarta (ANTARA) - Kemarin, para artis mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ustaz Arifin Ilham.

Selain itu ada juga berita tentang bahaya VPN gratis yang dipakai untuk membuka media sosial akibat pembatasan oleh pemerintah.

Berikut ini sejumlah berita pilihan yang menarik untuk dibaca hari ini. 

1. Ucapan belasungkawa para artis atas meninggalnya Ustaz Arifin Ilham
Sejumlah selebriti Tanah Air mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Ustaz Arifin Ilham pada Rabu (22/5) malam di Penang, Malaysia.

Selengkapnya di sini

2. Pakai VPN gratis demi bisa akses sosmed? Ini risikonya
Tidak lama setelah pemerintah mengumumkan pembatasan akses ke media sosial dan aplikasi pesan instan untuk mengurangi penyebaran hoax dan ujaran kebencian terkait aksi massa 22 Mei setelah hasil keputusan Pemilu 2019, warganet memasang aplikasi VPN. Namun tahukah Anda menggunakan VPN gratis ternyata berisiko?

Selengkapnya di sini

3. Suzuki Jimny banyak dipesan, inden dua bulan
Pada saat pagelaran Telkomsel Indonesia International Auto Show (IIMS) 2019 kendaraan Suzuki Jimny banyak memikat perhatian pengunjung, dan jeep mini dari Suzuki itu sudah banyak dipesan.

Selengkapnya di sini

4. Kanker getah bening, gejala hingga pencegahan
Ustaz Arifin Ilham menghembuskan nafas terakhir, Rabu (22/5), setelah menderita kanker getah bening. Kanker kelenjar getah bening atau limfoma menyerang sel darah putih yang merupakan sistem kekebalan tubuh.

Selengkapnya di sini

5. Hipnoterapis: nonton berita kericuhan bikin cemas dan panik
Belakangan ini media daring/online dan televisi sedang gencar-gencarnya memberikan informasi ter-update tentang demonstrasi yang berujung kericuhan yang dapat menyebabkan seseorang menjadi cemas dan tegang.

Untuk seseorang yang telah didiagnosis gangguan cemas atau gangguan panik, tentu hal ini dapat memicu dan bahkan dapat memperburuk kondisi psikisnya, bahkan kecemasan setelah menonton tayangan kericuhan dapat terjadi pada siapapun.

Selengkapnya di sini

Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar