Jasa Raharja Babel luncurkan aplikasi JR-Ku

id arus mudik,ramadhan 1440 H,sambut ramadhan,tradisi ramadhan,bulan puasa,puasa ramadhan

Rapat Koordinasi persiapan operasi ketupat lebaran 2019 di Pangkalpinang, Kamis (Babel.antaranews.com/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - PT Jasa Raharja (Persero) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meluncurkan aplikasi JR-Ku, untuk menciptakan integrasi pelaporan kecelakaan dan bentuk perlindungan perseroan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

"JR-Ku merupakan aplikasi digitalisasi pelayanan agar semakin tanggap melindungi masyarakat," kata Kepala cabang Jasa Raharja Kepulauan Bangka Belitung, Agus Doto Pitono di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan layanan ini mempercepat proses administrasi penyerahan santunan kepada korban atau keluarga korban dan penggantian biaya perawatan rumah sakit sehingga dapat menunjang roh Jasa Raharja, yakni PRIME (Pro aktif, Ramah, Ikhlas, Mudah dan Empati).

"Aplikasi JR-Ku sangat bermanfaat bagi masyarakat di era digitalisasi ini, apalagi selama arus mudik tahun ini," katanya.

Menurut dia manfaat aplikasi JR-Ku antara lain memudahkan masyarakat dalam mengajukan santunan kecelakaan secara daring, melaporkan kejadian kecelakaan lalu lintas, serta dapat memberikan informasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas, agar pengendara lainnya dapat mengetahui informasi dan lebih berhati-hati apabila melintas di daerah tersebut.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengecek masa berlaku sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ) yang tertera pada STNK, dengan meng-entry nomor polisi kendaraan kemudian cek masa lalu kendaraan.

"Bagi perusahaan otobus (PO), pihak perusahaan dapat menyetorkan iuran wajib kendaraan (IWBKU). Masyarakat dapat mengunduh aplikasi JR-Ku melalui Playstore atau AppStore," ujarnya. 

Baca juga: Jasa Raharja Kalteng-Pelni siapkan satu kapal angkut 500 pemudik
Baca juga: Jasa Raharja Jateng siapkan 15 bus mudik gratis
Baca juga: Jasa Raharja buka layanan kesehatan awak angkutan umum

Pewarta : Aprionis
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar