19 bank digandeng BI layani penukaran uang baru di Kota Palu

id penukaran uang,bank indonesia,bi sulawesi tengah

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah Miyono (tengah) memberikan keterangan pers terkait persiapan kegiatan penukaran uang di Kota Palu dan kondisi perekomian pasca bencana di daerah terdampak bencana di Sulteng di Kota Palu, Selasa petang (21/5). (Antaranews Sulteng/Muh. Arsyandi)

Palu (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) mengerahkan 20 bank konvensional milik pemerintah dan swasta maupun syariah untuk mengantisipasi membludaknya masyarakat saat kegiatan penukaran uang jelang Lebaran di Kota Palu akhir bulan nanti.

"Bank pesertanya ada 19 ditambah BI jadi 20. Seperti biasa kami akan siapkan stan dalam kegiatan penukaran uang yang dilaksanakan di Lapangan Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah nanti," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tengah Miyono dalam di Palu, Selasa.

Selain menyediakan tempat pelayanan penukaran uang baru dalam berbagai pecahan nanti, kata dia, sejumlah bank juga akan melayani penukaran uang di mobil kas keliling yang telah disiapkan.

Setiap bank akan dibekali uang baru dengan berbagai pecahan sebanyak Rp174 juta sehingga jika ditotal tidak kurang dari Rp6,6 miliar uang baru pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, dan Rp2.000 yang akan disiapkan untuk melayani masyarakat yang ingin menukarkan uangnya dengan uang baru.

"Setiap orang akan kami batasi maksimal Rp3,9 juta dengan rincian pecahan Rp20.000yang dapat ditukar maksimal Rp2 juta, pecahan Rp10.000 maksimal Rp1 juta, pecahan Rp5.000 maksimal Rp500 ribu dan pecahan Rp2.000 maksimal Rp400.000," kata Miyono.

Pembatasan jumlah uang yang ditukarkan, lanjutnya, dilakukan untuk mengantisipasi oknum-oknum yang memanfaatkan momen penukaran uang tersebut untuk menjual kembali uang yang mereka tukarkan dengan harga di atas nilai uang yang mereka tukarkan kepada masyarakat.

"Kegiatan penukaran uang ini akan kami laksanakan 27-28 Mei mulai pukul 09.00 sampai pukul 14.00," ujarnya.

Ia yakin jumlah uang yang disiapkan dalam kegiatan tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang datang untuk menukarkan uang lamanya dengan uang baru sehingga masyarakay diimbau tidak perlu khawatir tidak mendapat bagian.

"Kami pilih tanggal 27 dan 28 Mei karena THR (Tunjangan Hari Raya) Pegawai Negeri Sipil (PNS) cair pada tanggal 24 Mei. Kami ingin beri kesempatan agar mereka juga dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini," ucap Miyono.

Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah menyiapkan uang baru dalam berbagai pecahan sebanyak Rp1,9 triliun menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah.

Uang baru tersebut nantinya akan didistribusikan ke semua bank dan kas-kas titipan yang ada di seluruh daerah di Sulawesi Tengah.

Dia menyebut penentuan besaran kebutuhan uang baru menjelang Idul Fitri oleh BI Sulawesi Tengah berdasarkan informasi yang diberikan pihak perbankan, di mana setiap bank mengirimkan besaran kebutuhan uang baru yang perlu mereka siapkan untuk melayani warga yang akan menukarkan uang menjelang lebaran

Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar