BMKG Sulut imbau warga tidak panik pascagempa Banggai Kepulauan

id Bmkg,Gempa banggai, peringatan tsunami

Sejumlah warga berada di luar rumah dan bangunan ketika gempa melanda Banggai Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Jumat (12/3/2019). Berdasarkan data BMKG, gempa di Banggai Kepulauan berkekuatan 6,9 skala richter dan berpotensi tsunami. (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga pesisir pantai yang ada di Sulawesi Utara tidak panik pascagempa yang terjadi di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Jumat.

"Masyarakat yang berada di pesisir pantai Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, pantai timur Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, pantai timur Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung supaya tidak panik," ajak Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Edward.

Sebab menurut dia, apabila perkiraan BMKG jika tsunami benar terjadi, diperkirakan tidak akan berdampak signifikan di pesisir pantai Sulut.

Hingga saat ini, kata dia, masih menunggu konfirmasi dari data tide gauge milik BIG jika gelombang tsunami terdeteksi mencapai garis pantai.

"Mohon tetap mencermati informasi BMKG sampai warning tsunami akibat gempa bumi ini dinyatakan berakhir," ujarnya.

Sebelumnya, BMKG merilis informasi gempa magnitudo 6,9 yang terjadi pukul 18:40:49 WIB di lokasi 87 kilometer barat daya Banggai Kepulauan, pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Gempa Banggai 6,9 magnitudo terasa sampai Makassar
Baca juga: Warga Luwuk panik, situasi kota kacau pascagempa
Baca juga: BMKG keluarkan peringatan dini tsunami untuk Sulteng

Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar