Padang Panjang-Sumbar canangkan gerakan nasional sadar tertib arsip

id Pencanangan GNSTA,Mustari Irawan,Kepala ANRI

Pencanangan GNSTA dan peluncuran aplikasi Tambo di Padang Panjang. (FOTO ANTARA/HO-Antara Sumbar/Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mencanangkan gerakan nasional sadar tertib arsip (GNSTA) untuk memperbaiki dan menertibkan pengelolaan arsip di setiap perangkat daerah setempat.

"Pengelolaan arsip yang baik punya peran dalam menunjukkan pencapaian kerja instansi atau lembaga, sudah seharusnya penyimpanan dan pengelolaannya menjadi perhatian," kata Kepala Arsip Nasional RI (ANRI) Mustari Irawan ketika menghadiri peluncuran GNSTA di Padang Panjang, Kamis.

Ia menyebutkan arsip tidak hanya berupa data, catatan peristiwa, atau perkembangan kinerja namun juga dapat berupa audio.

Arsip-arsip itu dibagi menjadi arsip dinamis berupa dokumen yang ada di seluruh perangkat daerah dan arsip statis berupa laporan arsip dinamis yang diserahkan ke lembaga kearsipan.

"GNSTA diharapkan bisa membangun kesadaran mengenai pentingnya tertib mengelola arsip-arsip tersebut. Ketersediaa tenaga pengelola arsip dan arsiparis juga perlu menjadi perhatian," kata Mustari Irtawan.

Di samping pencanangan GNSTA, dalam kesempatan itu juga diluncurkan aplikasi Penataan Arsip Masyarakat dan OPD Berbasis Online (Tambo).

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran menambahkan gerakan tersebut diharapkan betul-betul dapat menumbuhkan kesadaran, tidak sekadar dicanangkan.

"Dukungan dari adanya aplikasi Tambo semoga bisa meningkatkan agar sadar dan tertib arsip," katanya.

Pencanangan tersebut juga diikuti dengan penandatanganan komitmen seluruh OPD untuk membenahi pengarsipan di lingkungan Pemkot Padang Panjang.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Padang Panjang, Alvi Sena mengatakan dalam pengelolaan arsip, daarah itu berada di peringat lima dengan kategori nilai "kurang".

Pihaknya pada Desember 2018 telah melakukan langkah untuk menciptakan tertib arsip melalui penilaian tata kelola arsip di perangkat daerah

"Hasilnya memang belum memuaskan namun RSUD Padang Panjang, Dinas Penanaman Modal dan Disdukcapil merupakan tiga yang terbaik di Padang Panjang. Kami harap ke depan bisa jadi perhatian OPD lainnya," katanya.

Baca juga: Sumbar Ambil Arsip Lama di Perpustakaan Belanda

Baca juga: Padang Panjang perbaiki pengelolaan arsip melalui GNSTA

Pewarta : Syahrul Rahmat dan Ira Febrianti
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar