Kasus positif COVID-19 di PPU tambah 72

id Positif, COVID-19, Kabupaten, PPU, tambah, orang

Infografis perkembangan COVID-19 di Kabupaten PPU per hari Ahad (25/7/2021). (Ist)

Penajam, Kaltim (ANTARA) - Jumlah pasien yang dinyatakan positif COVID-19 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, hari ini bertambah 72 kasus, sehingga total positif menjadi 2.532 orang.

"Mengingat masih tingginya tingkat penularan COVID-19 akhir-akhir ini, maka saya minta masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan," ujar Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten PPU dr Jansje Grace Makisurat di Penajam, Ahad.

Selain itu, hari ini juga terdapat penambahan 2 pasien positif yang meninggal dunia, sehingga total meninggal akibat COVID-19 menjadi 94 orang.

Hari ini pun terdapat penambahan 47 pasien yang dinyatakan selesai isolasi karena telah sembuh, sehingga total sembuh dari COVID-19 di PPU naik menjadi 1.797 orang.

Baca juga: Positif COVID-19 di PPU tambah 114 orang

Baca juga: Bupati PPU menerbitkan surat edaran peniadaan Shalat Id zona tertentu


Dengan total positif sebanyak 2.532 orang dan yang sembuh mencapai 1.797 orang tersebut, maka tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di PPU hari ini sebesar 70,97 persen.

Tingkat kesembuhan 70,97 persen ini mengalami penurunan 0,63 persen, jika dibandingkan dengan tingkat kesembuhan hari sebelumnya yang sebesar 71,60 persen.

Grace yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PPU ini menyatakan saat ini 35 pasien dirawat, 606 pasien isolasi mandiri, 94 meninggal, dan 1.797 orang sembuh.

Hari ini pun terdapat penambahan 74 kasus suspek COVID-19, sehingga total suspek dari 22 Maret 2020 hingga 25 Juli 2021 menjadi 4.148 kasus.

"Dari total 4.148 suspek itu, tidak ada yang isolasi mandiri, 4 orang dirawat di rumah sakit, 25 orang meninggal dengan komorbid, selebihnya ada yang menjadi positif dan banyak yang sembuh," tutur Grace.*

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kabupaten PPU tambah 54 lagi

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kabupaten PPU tambah 49 orang

Pewarta : M.Ghofar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar