IHSG awal pekan ditutup merosot, pasar pantau COVID-19 dan RDG BI

id IHSG,indeks lq45,bursa efek indonesia,saham

Ilustrasi - Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA.

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup melemah, menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Rabu (16/6) mendatang.

IHSG ditutup terkoreksi 15,11 poin atau 0,25 persen ke posisi 6.080,38. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 5,75 poin atau 0,64 persen ke posisi 895,89.

"IHSG ditutup melemah pada perdagangan awal pekan dengan pasar memperhatikan perkembangan kasus COVID-19 serta menantikan hasil RDG Bank Indonesia pekan ini. Pelemahan indeks terutama tertekan saham BBCA, TLKM dan CPIN," tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Dari data ekonomi, pemerintah resmi memperpanjang masa pemberian diskon Pajak Penjualan Barang Mewah atau PPnBM 100 persen untuk mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc sampai Agustus 2021, yang diharapkan mampu mempertahankan serta mendongkrak sektor otomotif nasional.

Selain itu investor berfokus menantikan hasil pertemuan sejumlah bank sentral pekan ini yaitu bank sentral AS The Fed dan bank sentral Jepang Bank of Japan (BoJ).

Dibuka menguat, IHSG lebih banyak menghabiskan waktu di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG terkoreksi dan tak mampu beranjak dari teritori negatif hingga akhir perdagangan.

Baca juga: IHSG Senin dibuka menguat 15,3 poin

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 11,86 persen, diikuti sektor properti dan sektor kesehatan masing-masing 2,38 persen dan 0,29 persen.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dengan sektor perindustrian turun paling dalam yaitu minus 2,27 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 1,94 persen dan minus 1,51 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp337,39 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.143.164 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,96 miliar lembar saham senilai Rp9,59 triliun. Sebanyak 187 saham naik, 309 saham menurun, dan 155 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 213,07 poin atau 0,74 persen ke 29.161,8 dan Indeks Straits Times terkoreksi 6,7 poin atau 0,21 persen ke 3.151,27. Sedangkan bursa saham China dan Hong Kong libur memperingati Festival Perahu Naga.

Baca juga: Sri Mulyani: Pemerintah waspadai dampak "capital outflow"

 

Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar