Erick: Semua komisaris dan direksi BUMN akan jalani pelatihan di BLMI

id erick thohir,menteri bumn,komisaris',direksi,bumn,blmi

Menteri BUMN Erick Thohir. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen BUMN akan menjalani orientasi dan pelatihan di BUMN Learning and Management Institute (BLMI).

"Semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen di BUMN, terlepas apa pun latar belakangnya, akan menjalani sesi orientasi saat baru bergabung, pelatihan lanjutan selama menjabat, dan juga pelatihan tingkat advance bagi para top talents di BUMN Learning and Management Institute (BLMI)," ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut Erick menjelaskan, tujuannya agar ada pemahaman dan irama yang sama antara direksi, komisaris dan manajemen serta terbentuknya pemimpin berkelas dunia yang mampu meningkatkan kinerja dan daya kompetisi BUMN yang dipimpin.

Baca juga: Erick Thohir ungkap alasan jadikan Bambang Brodjonegoro Komut Telkom

Beberapa tokoh nasional dengan latar belakang keahlian dan pengalaman yang beragam mengisi posisi pimpinan di perusahaan-perusahaan BUMN, seperti mantan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Prof. Bambang Permadi
Soemantri Brodjonegoro yang menjabat posisi Komisaris Utama Telkom, kemudian musisi Abdee Slank yang juga turut mengisi posisi komisaris independen Telkom.

Terbaru adalah mantan Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo yang diangkat sebagai Komisaris Utama PT Indonesia Asahan
Aluminium (Persero) atau Inalum.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, keberagaman sosok pemimpin dari berbagai latar belakang keahlian, dan pengalaman dibutuhkan BUMN untuk bisa bertransformasi menjadi perusahaan profesional berkelas dunia.

Baca juga: Erick Thohir tunjuk Doni Monardo sebagai komisaris utama Inalum

BLMI sendiri tidak tanggung-tanggung menggandeng business school kelas dunia, untuk pelatihan lanjutan, seperti Indonesian Institute of Corporate Directors (IICD) untuk para komisaris, IPMI International Business School untuk para Direksi.

Di samping itu BLMI juga menggandeng INSEAD dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) untuk para Chief Financial Officer School, Michigan Ross School of Business dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI) untuk para Chief Human Capital Officer, juga International Institute for Management Development (IMD) Business School, Swiss, untuk para CEO.

“Pemimpin di BUMN harus selalu belajar, tumbuh, dan berkontribusi untuk Indonesia. Dan siap dicopot jika tidak memenuhi KPI, dan tidak sejalan dengan core values AKHLAK dan GCG,” kata Menteri BUMN Erick Thohir.

Pewarta : Aji Cakti
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar