Jalur Puncak-Cianjur tertutup dari kendaraan besar bus dan truk

id cianjur, bencana alam cianjur, longsor puncak-ciloto, satlantas cianjur

Jaur Ciloto-Puncak, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, longsor dan amblas, saat ini dalam proses penanganan BBPJN VI, ditargetan baru selesai setelah lebaran. (ANTARA/Ahmad Fikri)

Cianjur (ANTARA) - Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, tertutup bagi kendaraan besar mulai dari truk hingga bus, selama penanganan longsor dan amblasnya bahu jalan di kawasan Ciloto-Puncak, ditargetkan perbaikan dapat selesai sebelum lebaran.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Meilawaty di Cianjur Jumat, mengatakan larangan tersebut sudah berlaku sejak hari ini, hingga penanganan longsor yang terjadi di kawasan Ciloto-Puncak tuntas dilakukan, dimana targetnya hingga Lebaran menjelang.

"Jalur Puncak-Cianjur, tertutup dari kendaraan besar seperti truk dan bus, untuk kendaraan berat tersebut akan diarahkan ke jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi, karena ditakutkan selama perbaikan dan penanganan longsor susulan dapat terjadi kalau kendaraan berat masih melintas," katanya.

Guna mengantisipasi kendaraan berat melintas di jalur tersebut, pihaknya telah mendirikan dua pos penjagaan di Kawasan Bundaran Lampu Gentur-By Pass Cianjur dan Pos Pengamanan di Segar Alam-Puncak Pass, kendaraan yang memaksakan diri melintas akan diputar balik.

Baca juga: Bagian jalan di jalur Puncak-Cianjur longsor

Baca juga: Solusi macet, Pemkab Cianjur lanjutkan pembangunan jalur Puncak II


Sedangkan upaya perbaikan jalan amblas terbawa longsor di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, langsung dilakukan Balai PURP Binamarga, dengan target penanganan dan perbaikan dapat tuntas setelah hari raya, sehingga selama proses berjalan kendaraan berat dilarang melintas.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Heri Suko, mengatakan penanganan terlebih dahulu dengan membuat saluran air yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga menyebabkan longsor dan amblasnya bahu jalan nasional di kawasan Ciloto-Puncak.

"Kita akan fokuskan pembuatan saluran air yang menyebabkan terjadinya longsor karena saluran tidak dapat menampung air dengan baik. Nomor satu kita akan perbaiki saluran serapan air, agar tidak kemana-mana terlebih dapat melimpah hingga pemukiman warga," katanya.

Pihaknya menargetkan proses perbaikan dapat selesai sebelum masuknya Lebaran, namun pihaknya memprediksi proses penanganan dapat tuntas 100 persen setelah lebaran. Selama proses berjalan, pihaknya meminta tidak ada kendaraan berat yang melintas.*

Baca juga: Polres Cianjur berlakukan sistem buka tutup di Jalur Puncak

Baca juga: Jalur Tugu Lampu Gentur-By Pass Cianjur menuju Puncak Bogor ditutup

Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar