Doni Monardo resmikan Rumah Sakit COVID-19 di Aceh

id Aceh,covid,doni monardo,pemerintah aceh,nova iriansyah,rumah sakit,rsudza,direktur

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (tengah) dan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (kiri) secara bersama memotong pita saat peresmian Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Banda Aceh, Aceh, Selasa (20/4/2021). ANTARA FOTO/Ampelsa/hp/aa.

Banda Aceh (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meresmikan penggunaan Rumah Sakit COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

“Saya berharap rumah sakit yang sudah dibangun ini jangan sampai digunakan. Artinya jangan sampai kasus masyarakat terkonfirmasi positif meningkat,” kata dia di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela meresmikan Rumah Sakit COVID-19 di RSUDZA yang turut dihadiri Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Wakil Ketua DPR Aceh Hendra Budian, Direktur Bina Penataan Bangunan Kementerian PUPR Boby Ali Azhari, dan Direktur RSUDZA Isra Firmansyah.

Baca juga: PUPR: RS UGM sebagai rujukan Covid dilengkapi teknologi smart system

Dia menjelaskan kasus aktif nasional berada dalam kondisi baik, yakni 6,5 persen yang terendah sepanjang tahun lebih pandemi COVID-19 melanda dunia.

“Capaian ini merupakan wujud dari kerja sama semua pihak dan saya mengajak semua pemangku kepentingan untuk tidak lengah dan terus berupaya untuk mencegah penyebaran COVID-19,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan Rumah Sakit COVID-19 RSUDZA yang tuntas dibangun dalam waktu 46 hari kalender oleh Kementerian PUPR.

Pihaknya terus melakukan berbagai upaya pencegahan dengan berbagai pihak sehingga kasus COVID-19 di Indonesia umumnya dan Aceh khususnya turun drastis.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat untuk penanganan COVID-19 di provinsi paling barat Indonesia itu.

Baca juga: Pemprov NTT siapkan RS Pendidikan Undana tempat karantina terpusat
Baca juga: Dinkes : Pasien RSUD Rasidin akan dipindahkan pengobatan ke RS lain

 


Pewarta : M Ifdhal
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar