5.680 peserta ikuti UTBK SBMPTN di Unand gelombang II

id UTBK Unand

​​​​​​​Rektor Unand Prof Yuliandri meninjau Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer di Unand Padang. ANTARA/Ikhwan Wahyudi/am.

Padang (ANTARA) - Sebanyak 5.680 peserta akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2021 di Universitas Andalas (Unand) Padang.

"UTBK gelombang II akan digelar pada 26 April sampai 2 Mei 2021," kata Rektor Unand Prof Yuliandri di Padang, Selasa.

Ia menyampaikan pelaksanaan UTBK gelombang II digelar selama tujuh hari dalam dua sesi dengan materi tes potensi skolastik untuk mengukur kemampuan kognitif dan tes kompetensi akademik.

Baca juga: 449 peserta UTBK SBMPTN Unej yang absen dinyatakan gugur

Untuk lokasi UTBK Unand dilaksanakan pada sembilan lokasi di Kampus Unand Limau Manis dan Kampus Unand Jati tersebar pada 52 ruang ujian laboratorium komputer.

Dalam satu hari ujian dilaksanakan dua sesi yaitu pagi pada pukul 07.15 WIB sampai 10.30 WIB dan sesi siang 13.30 WIB sampai 16.45 WIB.

Peserta dibagi atas tiga kelompok ujian yaitu kelompok sains dan teknologi, kelompok sosial dan humaniora, serta campuran.

Baca juga: 665 peserta tidak ikuti UTBK-SBMPTN di Unhas

Ia menyebutkan pada tahun 2021 ini Unand menerima 6.465 mahasiswa dan sebanyak 2.586 orang melalui jalur SBMPTN.

Sebelumnya telah dilaksanakan UTBK gelombang pertama pada 12-18 April 2021 diikuti 6.974 peserta dan 380 orang tidak hadir.

Ia menyampaikan hasil SBMPTN 2021 diumumkan pada 14 Juni 2021.

Unand menerima 6.465 mahasiswa baru pada 2021 lewat tiga jalur yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan seleksi mandiri.

Baca juga: 33 penyandang disabilitas jalani Tes UTBK-SBMPTN di UI

"Untuk jalur SNMPTN kuotanya sebanyak 1.941 orang atau 30 persen, SBMPTN 2.586 orang atau 40 persen dan seleksi mandiri 1.938 orang atau 30 persen," kata dia.

Untuk seleksi mandiri digelar melalui empat jalur yaitu kemampuan akademik, prestasi unggul, kebutuhan khusus dan kerja sama.

Untuk prestasi unggul mulai dari pernah menjuarai lomba tingkat nasional atau internasional atau juara provinsi tiga kali berturut-turut.

"Selain itu juga dibuka jalur hafiz Al Quran minimal 20 juz dan juara prestasi minat dan bakat," ujarnya.

Baca juga: LTMPT: Tidak ada ujian susulan bagi peserta UTBK yang positif COVID-19

 

Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar