Kemarin, Moeldoko bicara perlindungan hingga warga serahkan granat

id Moeldoko,moeldokoberaudiensi dengan KuPP,warga desa sanean menyerahkan granat aktif

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat beraudiensi dengan lima lembaga negara terkait Kerja Sama untuk Pencegahan Penyiksaan (KuPP) di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jumat (16-4-2021). ANTARA/HO-KSP

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita bidang hukum yang terjadi pada hari Jumat (16/4) cukup menarik disimak hari ini, mulai dari perlindungan warga negara jadi prioritas Presiden hingga warga Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, menyerahkan granat aktif.

Berikut rangkuman selengkapnya:

1. Moeldoko: Perlindungan warga amanat konstitusi dan prioritas Jokowi

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menekankan perlindungan warga negara merupakan amanat konstitusi dan menjadi prioritas Presiden Joko Widodo.

Dia mengatakan pemerintah memperkuat upaya perlindungan warga negara dari kekerasan, melalui dukungan lima lembaga negara yang tergabung dalam Kerja Sama untuk Pencegahan Penyiksaan (KuPP).

Selengkapnya di sini:

2. Kakorlantas tegaskan tidak rekomendasikan mudik sebelum 6 Mei

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Istiono membantah telah mempersilakan masyarakat mudik sebelum 6 Mei 2021, pihaknya justru tidak merekomendasikan hal itu karena adanya aturan karantina yang diberlakukan di setiap daerah.

"Pada hakikatnya sebelum 6 Mei tidak direkomendasikan untuk mudik mendahului," kata Istiono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Selengkapnya di sini:

3. Komnas HAM segera tindak lanjuti kasus penganiayaan jurnalis Tempo

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) segera menindaklanjuti kasus dugaan penganiayaan yang dialami salah seorang wartawan Tempo saat menjalankan tugas jurnalis terkait dengan peliputan kasus korupsi pejabat Kementerian Keuangan di Surabaya.

"Saya menerima pengaduan teman-teman AJI terkait dengan dugaan penganiayaan Nurhadi. Komnas HAM akan menindaklanjuti aduan yang ada dan segera meminta keterangan para pihak," kata Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara di Jakarta, Jumat.

Selengkapnya di sini:

4. Warga serahkan granat aktif ke Satgas Pamtas RI-Timor Leste

Seorang warga Desa Saenan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Fobia (39) menyerahkan sebuah granat aktif berjenis manggis untuk diamankan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Timor Leste.

"Granat aktif yang diserahkan Bapak Fobia ini sudah tersimpan selama beberapa tahun dengan cara dipendam dalam tanah," kata Kepala Seksi Teritorial Satgas Pamtas RI-Timor Leste Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Kapten Arm Anak Agung, Jumat.

Selengkapnya di sini:

5. Satgas Nemangkawi TNI/Polri berhasil kendalikan situasi Beoga Puncak

Ratusan aparat gabungan keamanan Satgas Nemangkawi TNI/Polri berhasil mengendalikan situasi kamtibmas di Beoga, Kabupaten Puncak setelah kasus penembakan dilakukan gerombolan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kepada tiga warga sipil yang tewas dalam sepekan terakhir.

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Al Qudusy saat dikonfirmasi dari Jayapura, Jumat, membenarkan situasi kamtibmas di Beoga Puncak telah berangsur kondusif.

Selengkapnya di sini:

Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar