Gubernur Jatim naik motor tinjau lokasi terdampak gempa di Lumajang

id gubernur jatim tinjau gempa lumajang,khofifah naik motor,gempa bumi malang di lumajang

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dibonceng pengawal pribadinya sejauh 4 km untuk meninjau lokasi dusun terparah akibat gempa bumi Malang di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Senin (12/4/2021) (ANTARA/ HO-Humas Pemprov Jatim)

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dibonceng naik sepeda motor oleh pengawal pirbadinya sejauh empat kilometer untuk meninjau lokasi yang terparah akibat gempa bumi di Desa Kaliuling, Kabupaten Lumajang, Senin.

Untuk menuju Dusun Iburaja, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Khofifah dan rombongan harus menggunakan sepeda motor sekitar empat km akibat jalan yang ditempuh sulit dijangkau dengan menggunakan mobil atau kendaraan roda empat.

"Itu dusun yang terparah akibat gempa bumi, sehingga kami ingin memastikan kondisi mereka sudah aman dan rumah mereka yang rusak akan kami perbaiki," kata Khofifah.

Rombongan meninjau beberapa rumah penduduk yang rusak akibat gempa bumi, kemudian Khofifah juga bertegur sapa dan mendengarkan keluh kesah korban serta membagikan sembako pada para korban terdampak gempa.

Di lokasi Dusun Iburaja, Khofifah juga menyempatkan diri menikmati nasi bungkus bersama warga terdampak dan melihat langsung banyak rumah warga yang rusak dan fasilitas umum juga rusak akibat guncangan gempa bermagnitudo 6,1 yang berpusat di Kabupaten Malang.

"Saya minta Bupati Lumajang untuk segera merekonstruksi fasilitas umum, terutama masjid dan musala yang diprioritaskan karena umat Muslim akan menjalankan Shalat Tarawih selama Ramadhan," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq, yakni 500 kg beras, 60 paket lauk pauk, 240 paket tambah gizi, 50 lembar terpal, 100 selimut, 50 dus mi instan, 10.000 masker kain dan 200 paket sembako.

Selain itu juga diserahkan santunan sebesar Rp10 juta untuk masing-masing ahli waris dari lima orang yang meninggal dunia akibat musibah gempa tersebut. Untuk Desa Tempurejo, bantuan diberikan kepada Ahmad Fadholi dan Sri Yani. Sementara dari Dusun Ibu Raja, Desa Kaliuling, bantuan diberikan kepada Juwanto, H. Nasar, dan P Bunanggi.

Pewarta : Zumrotun Solichah
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar