ACT Malang buka posko distribusi bantuan untuk korban gempa

id ACT Malang,Bantuan Korban Gempa, Distribusi Bantuan,Warga Terdampak Gempa,Kabupaten Malang,Gempa Malang

Anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang tengah menyiapkan bantuan darurat yang akan disalurkan kepada warga terdampak gempa bumi, di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (12/4/2021). (ANTARA/HO-ACT Malang/VFT)

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang menyiapkan sejumlah pos komando (posko) untuk pendistribusian bantuan kepada warga yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Kabupaten Malang, pada Sabtu (10/4).

Kepala Cabang ACT Malang Iqrok Wahyu Perdana mengatakan pihaknya telah membuka empat posko pendistribusian bantuan untuk korban gempa yang mengakibatkan kerusakan ribuan rumah di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Tim ACT Malang menyiapkan posko untuk memudahkan pendistribusian bantuan darurat yang dibutuhkan warga," kata Iqrok, di Kota Malang, Senin.

Ia menjelaskan, empat posko tersebut dibuka di Kantor ACT Malang Jl. Ciliwung No. 10 Kav.05, Blimbing, Kota Malang dan posko Unit 2 berada di SDN 1 Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Kemudian, lanjut Iqrok, posko Unit 3 berada di Kantor Kelurahan Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dan posko Unit 4 berada di Masjid Jami’ Raya, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Selain membuka posko-posko pendistribusian bantuan darurat tersebut, katanya, tim ACT Malang juga terus melakukan penyisiran ke wilayah-wilayah terdampak yang belum dijangkau bantuan dari luar.

"Tim terus bergerak menyisir wilayah yang belum dijangkau. Banyak informasi yang masuk, maka dari itu, relawan kami terjunkan langsung," kata Iqrok.

Penyiapan posko tersebut, menurut dia, dalam upaya untuk memudahkan pendistribusian bantuan darurat yang dibutuhkan warga, seperti kebutuhan pangan, peralatan mandi, dan paket kebersihan personal.

Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan darurat warga terdampak gempa Malang tersebut, ACT Malang telah mendistribusikan dua ton beras dan 100 karton kardus air minum di Kecamatan Dampit, Kecamatan Gondanglegi dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

"Masih banyak kebutuhan warga yang belum terpenuhi, antara lain terpal, tenda, alas untuk tidur dan selimut serta kebutuhan mendesak untuk bayi adalah popok dan susu," kata Iqrok.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat ada  3.682 rumah di wilayah Kabupaten Malang yang rusak akibat gempa bumi itu.

Dari total itu, sebanyak 1.571 unit rumah mengalami rusak ringan, 1.115 rumah rusak sedang, dan 996 unit rumah rusak ringan. Selain itu, juga terjadi kerusakan pada 170 unit sekolah, 45 unit tempat ibadah, sembilan unit fasilitas kesehatan dan 13 bangunan fasilitas umum.


Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar