Polisi Kalsel tingkatkan operasi pekat cipta kondisi jelang Ramadhan

id Polsek satui, polres tanah bumbu, polda kalsel

Polsek Satui, Polres Tanah Bumbu menggelar patroli dan razia pekat dalam rangka cipta kondisi jelang Ramadhan. (ANTARA/Firman)

Banjarmasin (ANTARA) - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dan polres jajaran meningkatkan operasi penyakit masyarakat (pekat) dalam rangka cipta kondisi menjelang Ramadhan.

Polsek Satui, Polres Tanah Bumbu menggelar patroli dan razia pada Sabtu malam, untuk menyasar sejumlah tempat berkumpulnya warga seperti kafe dan sebagainya.

"Saat razia, kami periksa badan dan barang bawaan warga yang dijumpai. Sasarannya senjata tajam dan narkoba termasuk identitasnya," ujar Kapolsek Satui AKP Parman, Sabtu.

Parman yang memimpin langsung kegiatan operasi pekat bersama 15 anggota berkeliling di wilayah hukum Polsek Satui menggunakan kendaraan patroli roda dua dan roda empat.

Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pelanggaran hukum seperti sasaran utama yang telah ditargetkan, yaitu senjata tajam dan narkoba.
Baca juga: Kalsel petakan zonasi kasus COVID-19 sikapi PPKM mikro
 
Polsek Satui, Polres Tanah Bumbu menggelar patroli dan razia pekat dalam rangka cipta kondisi jelang Ramadhan. (ANTARA/Firman)


Meski begitu, diakui Parman untuk protokol kesehatan masih kerap dilanggar masyarakat, seperti ditemukannya warga tak memakai masker termasuk adanya kumpul-kumpul malam hari yang sebaiknya tidak dilakukan di masa pandemi COVID-19.

"Kami imbau agar masyarakat tidak kumpul-kumpul dulu dalam kondisi penyebaran COVID-19 masih terjadi. Jika tidak ada keperluan penting atau mendesak, lebih baik di rumah saja," katanya mengingatkan.

Apalagi pelaksanaan MTQN Ke-33 Tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Tanah Bumbu yang dijadwalkan dibuka Sabtu malam, terpaksa ditunda lantaran diketahui hasil tes usap PCR semua kafilah, sebagian terkonfirmasi positif COVID-19.
Baca juga: Kapolda Kalsel dorong peran FKUB edukasi protokol kesehatan

Pewarta : Firman
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar