Sebanyak 1.107 tenaga kesehatan di Aceh Barat sudah divaksin

id Berita Aceh,Berita Aceh Terkini,Berita Aceh Terbaru,vaksin aceh,vaksin covid,vaksin corona,vaksin covid-19,vaksinasi

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Marhaban menjalani penyuntikan vaksin secara perdana yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Rabu (10/2/2021). ANTARA/HO-Dok. Pemkab Aceh Barat.

Meulaboh (ANTARA) - Sebanyak 1.107 orang dari total 2.816 tenaga kesehatan di Kabupaten Aceh Barat hingga Sabtu, sudah mendapatkan penyuntikan vaksin Sinovac-Biofarma oleh vaksinator yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan setempat.

“Alhamdulillah, sudah ada sekitar 1.107 tenaga kesehatan yang disuntik vaksin di Aceh Barat. Jumlah ini kami perkirakan akan terus bertambah,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Aceh Barat Amril Nuthihar, di Meulaboh, Sabtu malam.

Ia menjelaskan, vaksinasi tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh bagi tenaga kesehatan yang akan melayani masyarakat, di setiap puskesmas atau di rumah sakit.

Penyuntikan ini, kata dia, sebagai upaya untuk mendukung tekad pemerintah agar pandemi di Tanah Air dapat segera berakhir.

Amril Nuthihar juga berharap kepada semua tenaga kesehatan, agar dapat mensosialisasikan serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, terkait program penyuntikan vaksin Sinovac-Biofarma.

Hal ini diperlukan agar program vaksinasi yang saat ini sedang berjalan, tidak menimbulkan disinformasi (salah informasi) di masyarakat, karena terpengaruh dengan informasi palsu (hoaks) tentang vaksin COVID-19.

Amril Nuthihar juga meminta kepada seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Aceh Barat, agar tidak perlu takut dengan penyuntikan tersebut, karena hal ini untuk
menyelamatkan masyarakat dari ancaman virus mematikan tersebut.
Baca juga: Aceh distribusi 48.325 dosis vaksin COVID-19 ke 21 kabupaten/kota
Baca juga: Dinkes: Banyak nakes di Aceh termakan hoaks vaksin COVID-19

Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar