Ada semangat jelang setahun operasi RSD Wisma Atlet Kemayoran

id Wisma Atlet,Rumah Sakit Darurat,Lomba Wisma Atlet,COVID-19,Satu tahun wisma atlet,aa

Sejumlah tenaga kesehatan berkoordinasi sebelum melakukan perawatan terhadap pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Komandan Lapangan Wisma Atlet Kemayoran Letnan Kolonel TNI Angkatan Laut Muhammad Arifin mengatakan ada semangat yang akan ditunjukkan pada kegiatan menjelang setahun beroperasinya Rumah Sakit Darurat COVID-19 itu pada 23 Maret nanti.

Untuk menyemangati para tenaga kesehatan dan tenaga nonkesehatan (relawan) yang bertugas antardivisi serta memelihara semangat mereka, pihak pengelola Wisma Atlet Kemayoran akan mengadakan berbagai pertandingan di antaranya badminton, voli, dan tenis meja untuk kategori olahraga (sport), serta pembuatan video dokumenter untuk kategori digital.

"Untuk sport, ada badminton, voli dan pingpong. Selain itu, ada juga pertandingan yang bersifat digital yaitu lomba pembuatan video dokumenter tentang perjuangan mulai berdiri Wisma Atlet sampai hari ini untuk tenaga kesehatan dan nonkesehatan yang ada di sini, relawan-relawan antardivisi. Semua bersaing dan berlomba-lomba untuk nanti mendapat hadiah tentunya, yang menarik dan untuk membikin mereka semangat dan tetap gembira," kata Arifin saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: 55.821 pasien COVID-19 di Wisma Atlet sembuh

Baca juga: Satgas: RS Darurat Wisma Atlet ditetapkan jadi bank plasma konvalesen

Baca juga: Pasien COVID-19 yang dirawat inap di Wisma Atlet Kemayoran berkurang


Lebih lanjut, Humas RSD Wisma Atlet Kemayoran itu mengatakan ada juga adu yel-yel antardivisi yang bertugas, dimana isi yel-yel berupa kata-kata yang membangkitkan semangat.

Arifin mengatakan adu yel-yel tersebut diadakan untuk mengingatkan bahwa perjuangan melawan pandemi tak boleh padam sebelum virus corona tumbang.

Ia mengatakan bahwa para relawan maupun tenaga kesehatan akan dipastikan negatif melalui tes usap (swab test) antigen, yang memang rutin diadakan sejak sebelum pertandingan dimulai.

"Perlu diketahui, para relawan dan tenaga kesehatan di sini setiap seminggu sekali diadakan swab antigen rutin ya, dan terkoordinir dengan baik. Jadi dipastikan semua yang ada di Wisma Atlet ini, relawannya adalah negatif, jadi tidak ada masalah," kata Arifin.

Baca juga: 54.925 pasien COVID-19 di Wisma Atlet sembuh

Baca juga: Jumlah pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran mencapai 57 persen


Selain para relawan dan tenaga kesehatan, pengelola RSD Wisma Atlet juga mengadakan pertandingan digital untuk pasien penderita COVID-19.

"Untuk mereka (pasien) diadakan lomba puisi virtual, nanti dikirimkan puisi virtual dengan tema tentang perjuangan melawan pandemi ini dari sisi mereka, dari pasien, untuk mendapatkan swab dengan hasil negatif," kata Arifin.

Selain lomba puisi virtual, ada pula lomba membuat video blog (vlog) tentang kegiatan pasien selama dirawat di Wisma Atlet, sejak baru datang sampai dinyatakan negatif (sembuh) melalui hasil tes usap.

"Semua karya tersebut dikirimkan ke panitia untuk dinilai dan ditentukan siapa pemenangnya, lalu diserahkan hadiah-hadiahnya kepada pasien," kata Arifin.

Ia mengatakan setiap kegiatan akan mengutamakan protokol kesehatan dan mencegah kerumunan.

Arifin juga berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa pandemi masih berlangsung dan belum selesai, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dan dilakukan dengan baik dan benar sampai selesai masa pandemi sampai seluruh masyarakat Indonesia mendapat vaksin dan dinyatakan selesai wabah ini.

"Indonesia bisa! Indonesia sehat ! Dan badai pasti berlalu !" kata Arifin dengan penuh semangat.

Baca juga: Koordinator RSD Wisma Atlet pastikan tenaga kesehatan diperhatikan

Baca juga: Pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19 sebanyak 54.377 orang

Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar