Dewan Korsel ingatkan kehati-hatian vaksin AstraZeneca pada lansia

id Dewan penasihat Korea Selatan ,vaksin COVID-19 AstraZeneca,Kementerian Keamanan Obat dan Makanan

Botol dengan stiker bertuliskan, "COVID-19 / vaksin Coronavirus / Injeksi" dan jarum suntik medis terlihat di depan logo AstraZeneca yang ditampilkan dalam ilustrasi (31/10/2020). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/aa.

Seoul (ANTARA) - Dewan penasihat Korea Selatan mengingatkan kehati-hatian dalam penggunaan vaksin COVID-19 AstraZeneca pada orang berusia di atas 65 tahun lantaran minimnya data yang memadai, demikian Kementerian Keamanan Obat dan Makanan pada Jumat.

Begitu direstui, suntikan AstraZeneca akan menjadi vaksin COVID-19 pertama yang diberi izin penggunaan darurat di negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia tersebut.

Korea Selatan sedang berupaya menekan gelombang terbaru infeksi virus corona.

Negeri gingseng itu telah menandatangani kontrak dengan AstraZeneca pada Desember lalu untuk mengamankan 20 juta dosis vaksin COVID-19, dengan pengiriman pertama diperkirakan secepatnya pada Januari ini.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pfizer minta Korsel setujui vaksin COVID sebelum peluncuran Februari
Baca juga: Korsel dalam pembicaraan untuk beli 40 juta dosis vaksin Novavax
Baca juga: Korsel catat 665 lagi kasus COVID-19

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar