Shin Tae-yong sebut perkembangan timnas U-19 terhambat tanpa uji coba

id timnas u19,shin taeyong,pssi,piala dunia u20

Pelatih tim nasional U-19 Indonesia Shin Tae-yong memimpin latihan skuatnya di Lapangan D Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). Kegiatan itu bagian dari pemusatan latihan (TC) yang digelar di Jakarta mulai 13 November 2020 sebagai persiapan menuju Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20 tahun 2021. (ANTARA/HO/PSSI)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia Shin Tae-yong menyebut perkembangan anak-anak asuhnya terhambat tanpa pertandingan uji coba selama menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol.

"Tentu bila ada uji coba pemain akan semakin berkembang. Sayangnya kami tidak mendapatkan izin untuk mengikuti laga uji coba di Spanyol karena COVID-19 yang masih tinggi," ujar Shin, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Rabu.

Walau begitu, juru taktik asal Korea Selatan itu tetap memuji para pemainnya yang menunjukkan performa terbaik saat TC di Spanyol pada 26 Desember 2020-12 Januari 2021.

Baca juga: Timnas U-19 akan jalani karantina di Indonesia

Shin pun meminta para pemainnya terus bersemangat dan bekerja keras dalam setiap kesempatan.

Pesan itu disampaikannya terutama karena pemain-pemain timnas U-19 dipastikan tak tampil di Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Turnamen tersebut ditunda oleh FIFA dan akan digelar kembali tahun 2023. Artinya, usia mereka sudah terlalu tua untuk bertanding di sana.

"Karier mereka masih panjang dan akan menjadi generasi penerus timnas U-23 dan senior," tutur Shin.

Timnas U-19 sejatinya diproyeksikan tampil di satu turnamen tersisa tahun 2021 setelah Piala Dunia U-20 2021 batal, yaitu Piala Asia U-19.

Akan tetapi, keberadaan turnamen yang menjadi kualifikasi menuju Piala Dunia U-20 itu juga masih tanda tanya di tengah pandemi COVID-19 di kawasan Asia.

Baca juga: PSSI: timnas U-19 pulang besok dari Spanyol
Baca juga: Pemain debutan beradaptasi mulus di timnas U-19
Baca juga: Gelandang timnas U-19 Khairul Imam dapat job jadi penerjemah

Pewarta : Michael Siahaan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar