Pendaki di Bondowoso terjatuh di Gunung Piramid

id bukit piramid,Pendaki di Bondowoso terjatuh,Pendaki Gunung Piramid Bondowoso terjatuh

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Thoriq Riski Maulidan melewati punggungan Bukit Piramid Pegunungan Argopuro Kecamatan Curahdami, Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu (6/7/2019). Pendaki berusia 15 tahun itu dinyatakan hilang 23 Juni lalu saat mendaki bukit itu dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia 13 hari kemudian. ANTARA FOTO/Seno/ama.

Bondowoso (ANTARA) - Seorang pendaki terpeleset dan terjatuh di tebing Gunung Piramid, kawasan Pegunungan Argopuro, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Minggu.

Pendaki yang terjatuh di tebing gunung tersebut bernama Multazam alias Arik (18), pelajar kelas 3 SMA Negeri 1 Tenggarang, Bondowoso.

"Pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 16:00 WIB yang bersangkutan bersama empat temannya mendaki ke Gunung Piramid, dan bermalam dengan mendirikan tenda (camp) di belakang Punggung Naga (kawasan Gunung Piramid)," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Bondowoso Adi Sunaryadi saat dihubungi di Bondowoso.

Pada Minggu (9/8), lanjut dia, sekitar pukul 06:00 WIB ketiga pendaki (Adi, Bayu, dan Multazam) melakukan pendakian ke puncak Gunung Piramid dan berfoto bersama dua orang temannya (dua teman lainnya tidak ikut mendaki ke puncak).

Sesuai keterangan dari dua orang saksi (teman Multazam), katanya, setelah berfoto-foto bersama mereka turun dari puncak gunung dan sekitar pukul 08:00 WIB, korban terpeleset jatuh ke tebing di sisi utara.

"Setelah kedua saksi turun dan meminta pertolongan warga, pada pukul 10:00 WIB, Tim TRC BPBD langsung menunju lokasi kejadian dengan mengajak dua saksi untuk menunjukkan lokasi terjatuhnya Multazam. Sampai Minggu menjelang petang, korban masih dalam pencarian," ujarnya.

Baca juga: Pendaki Gunung Si Kembang tewas diduga terjatuh
Baca juga: SAR evakuasi pendaki terjatuh di Gunung Slamet
Baca juga: Seorang pendaki Gunung Sumbing tewas akibat terjatuh ke jurang
Baca juga: BKSDA Jember: Pendaki Argopuro aman dari kebakaran hutan

Pewarta : Masuki M. Astro/Novi Husdinariyanto
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar