Tambah dua kasus, positif COVID-19 di Kulon Progo-DIY naik jadi 18

id pasien positif COVID-19,Kulon Progo,Dinkes Kulon Progo,COVID-19,Corona

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta Baning Rahayujati . (FOTO ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo, DIY (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP)  COVID-19 Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu bertambah dua kasus, sehingga jumlah totalnya naik menjadi 18 kasus.

Juru Bicara GTPP COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Selasa, mengatakan ada dua penambahan dua kasus positif, yakni KP-17 laki-laki usia 3,5 tahun, warga Pengasih, dan KP-18 perempuan usia 30 tahun warga Lendah.

"KP-17 merupakan kontak erat dengan positif KP-16 yang masih dirawat di RSUD Wates. Pasien merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan diisolasi di RSUD Wates," katanya.

Selanjutnya, pasien KP-18 adalah tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit swasta di Bantul. Pasien juga kontak dengan suami yang bekerja di Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah.

"Pasien masuk kondisi OTG dan diisolasi di rumah sakit di Bantul," katanya.

Selanjutnya, kata Baning, hasil penelusuran sementara kontak erat kasus KP-17 sebanyak enam orang melakukan karantina mandiri di rumah. Sedangkan kontak erat kasus KP-18 sebanyak lima orang dilakukan karantina mandiri di rumah.

"Penelusuran(tracing) masih dilanjutkan pada Rabu, 8 Juli," katanya.

Selain itu, mulai Rabu (8/7) 2020 secara bertahap akan dilakukan survei tenaga kesehatan dengan melakukan tes usap massal kepada semua karyawan puskesmas dan rumah sakit untuk mengetahui kondisi tenaga kesehatan yang ada di Kulon Progo. Sasarannya kurang lebih 1.500 tenaga kesehatan.

"Kami menargetkan tes usap massal selesai pada pertengahan Agustus mendatang," katanya.

Ia mengatakan total kasus positif COVID-19 di Kulon Progo sebanyak 18 kasus, lima orang masih dirawat di RSUD Wates dan 13 lainnya sudah sembuh.

"Kami mengimbau dan mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan memakai masker," demikian Baning Rahayujati .

Baca juga: Cegah corona, 5 objek wisata berbasis masyarakat di Kulon Progo tutup

Baca juga: Pemkab Kulon Progo nyatakan bayi positif COVID-19 sembuh

Baca juga: FPKS Kulon Progo alokasikan sebagian gaji buat penanganan COVID-19

Baca juga: Pandemi COVID-19, 204 naker Kulon Progo-DIY dirumahkan, 10 di PHK

Pewarta : Sutarmi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar