Gubernur Riau: Manfaatkan lahan kosong antisipasi kelangkaan pangan

id Pemrov riau

Gubernur Riau Syamsuar. ANTARA/FB Anggoro

Pekanbaru (ANTARA) - Gubernur Riau Syamsuar mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami  tanaman kebutuhan pook seperti sayur-sayuran guna mengantisipasi kelangkaan pangan di daerah ini.

"Manfaatkanlah lahan yang ada, manfaatkan secara maksimal, lebih menyiapkan kemandirian pangan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan pangan di Riau," katanya dalam keterangannya di Pekanbaru, Riau, Kamis.

Baca juga: 18.000 hektar lahan di Riau mulai ditanami padi pada triwulan I-2020

Menurut Syamsuar, lahan kosong yang bisa dimanfaatkan seperti lahan di sekitar rumah atau lahan yang tidak terolah dengan baik agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menanam tanaman pangan dan sayur sayuran.

Pemanfaatan lahan dengan baik ini sesuai arahan Presiden Jokowi kepada kepala daerah agar memperhatikan ketahanan pangan di setiap daerah masing-masing.

Untuk.mengimplementasikan arahan Presiden tersebut maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah berkoordinasi dengan forum komunikasi perangkat daerah (forkopimda) serta kepala daerah se-Riau untuk  mempercepat pemanfaatan lahan tersebut.

Untuk itu, ia berharap instruksi ini dapat dijalankan dengan baik agar Riau dapat mengantisipasi terjadinya kekurangan pangan.

"Mari manfaatkan lahan kosong dan tanami dengan aneka tanaman kebutuhan pokok dan sayuran," ujarnya.

Di samping itu, Pemprov Riau juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau kelompok tani yang ingin bekerja sama dalam mengolah lahan kosong milik pemprov, agar segera berkoordinasi dengan dinas terkait.

"Kebijakan ini dibutuhkan terkait Riau dari dulu dipasok kebutuhan pangan dari daerah luar, dan jika dikaitkan dengan kondisi kini pandemi COVID-19, otomatis daerah tetangga maupun negara tetangga pasti mendahulukan kebutuhan pangannya terlebih dahulu. Sementara itu saat ini beberapa daerah di Riau telah melakukan penanaman padi, namun belum mampu menutupi kebutuhan pasokan beras di Riau," ujarnya.

Padahal, masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk menanam kebutuhan pokok, tinggal bagaimana pengolahan lahan tersebut hingga berguna dan menghasilkan bagi Provinsi Riau kendati kini Kepulauan Meranti memiliki banyak sagu, namun belum bisa dinyatakan Riau mandiri pangan karena kebutuhan pokok Riau adalah beras.

Oleh karena itu, ia meminta semua masyarakat sadar akan kekurangan pangan di Riau dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan tersebut.

Demikian pula, ia meminta seluruh kepala daerah se-Riau harus menerapkan gerakan menanam ini, dengan harapan mampu menghindari krisis kekurangan pangan.

Baca juga: Kelompok tani terdampak COVID-19 di Riau dapat bantuan sembako
Baca juga: Riau akan ajukan PSBB menyeluruh


Pewarta : Frislidia
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar