DPRA mengapresiasi kapolda fokus jaga kamtibmas di Provinsi Aceh

id berita aceh terkini,berita aceh,DPRA,Kapolda Aceh baru,Aceh,Pemerintah Aceh

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Aceh (DPRA) Teuku Raja Keumangan. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Meulaboh (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Aceh (DPRA) Teuku Raja Keumangan mengapresiasi upaya Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Wahyu Widada yang akan memfokuskan keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Aceh.

"Sebagai wakil rakyat, saya mengapresiasi sikap Kapolda Aceh yang akan memfokuskan terwujud kamtibmas di Aceh," kata Teuku Raja Keumangan, Rabu.

Politisi Partai Golkar ini juga mendukung upaya kepolisian di Aceh yang akan mengedepankan pemolisian masyarakat serta budaya dan kearifan lokal dalam penanganan kasus.

Pihaknya juga berharap Kapolda Aceh agar dapat menindak setiap bentuk premanisme yang terjadi di Aceh, sehingga investasi dan perekonomian masyarakat di daerah ini ke depan akan semakin lebih baik dan berkembang.

"Aceh saat ini sudah sangat aman dan nyaman, jangan sampai ada sekelompok masyarakat yang mengganggu kamtibmas, menyebabkan investor takut masuk ke Aceh," kata Teuku Raja Keumangan menambahkan.

DPRA akan terus mendukung langkah Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada yang berkomitmen melakukan pencegahan dan mengedepankan penyelesaian masalah di masyarakat, katanya pula.
Baca juga: Kapolda ajak masyarakat jaga kamtibmas kondusif di Aceh

Sebelumnya, Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada mengatakan kepolisian di Aceh tetap memfokuskan keamanan dan ketertiban, kendati situasi dan kondisinya sudah sangat kondusif.

"Kepolisian tetap memfokuskan terwujud kamtibmas di Aceh," kata Irjen Wahyu Widada, usai mengikuti serah terima jabatan Kapolda Aceh dari Irjen Rio S Djambak di Mapolda Aceh, di Banda Aceh, Selasa.

Kapolda mengatakan kamtibmas di Aceh yang kondusif tersebut berkat kepemimpinan Irjen Rio S Djambak yang mengomandoi Polda Aceh selama tiga tahun empat bulan.

Dengan kamtibmas yang kondusif tersebut, Polda Aceh akan mengedepankan pemolisian masyarakat serta budaya dan kearifan lokal dalam penanganan kasus.

"Artinya, penegakan hukum menjadi alternatif. Polisi akan lebih banyak mencegah dan mengedepankan penyelesaian di masyarakat," katanya lagi.

Kapolda menyatakan pula, untuk kasus seperti narkoba, tetap menjadi atensi atau perhatian lebih oleh kepolisian di Aceh dan akan diberantas hingga ke akar-akarnya.
Baca juga: Kapolda Aceh nyatakan gangguan kamtibmas meningkat jelang pilkada

Irjen Wahyu Widada juga mengingatkan jajarannya untuk terus membangun kemitraan dan merangkul jurnalis serta menegakkan Undang-Undang Pers.

"Kepolisian dan teman-teman pers akan saling mendukung dan membantu. Kita akan tegakkan Undang-Undang Pers. Kalau ada yang menghalangi akan ditindak. Semua harus taat aturan," kata Irjen Wahyu Widada.

Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar