Upaya cegah COVID-19, PMI Papua sebar ribuan masker pada warga

id Covid-19,Virus Corona ,PMI ,Palang Merah Indonesia ,PMI Papua

Sejumlah personel PMI Provinsi Papua membagikan masker dan brosur pencegahan penularan virus COVID-19 di Abepura , Kota Jayapura, Papua. (FOTO ANTARA/HO-PMI Provinsi Papua)

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Papua menyebarkan ribuan masker dan brosur pendidikan untuk masyarakat tentang bagaimana mencegah penularan virus COVID-19.

"Kami membagikan sedikitnya 4.000 masker dan brosur, baik kepada masyarakat maupun pengguna kendaraan di Abepura, Jayapura," kata Ketua Harian PMI Papua Zakius Degei saat dihubungi dari Sukabumi, Jawa Barat, Senin.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan memberikan pendidikan kepada personel PMI untuk turun jalan membagikan masker di Kota Jayapura. Kegiatan ini dipusatkan di dua tempat yakni lampu merah Dok 2 dan Lingkaran Abepura.

Meskipun tidak ada kasus COVID-19 di Papua, kata dia, tetapi antisipasi sejak dini harus dilakukan sebab bisa menyerang siapa saja. Maka dari itu, langkah pihaknya ini sebagai salah satu upaya pencegahan.

Selain membagikan masker dan brosur pihaknya juga mengajak masyarakat selalu menjaga kebersihan seperti rajin mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker di tempat umum.

"Ini wabah yang baru, kita tentu perlu meningkatkan kewaspadaan terutama menjaga kebersihan," tambahnya.

Zakius mengatakan upaya pencegahan lainnya yang dilakukan pihaknya seperti memberikan pendidikan, baik kepada pelajar maupun masyarakat umum dan yang terpenting bagaimana menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pihaknya juga sudah menyiagakan personelnya untuk memberikan layanan maupun bantuan kepada warga yang mengalami sakit dengan cara memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi baik ke puskesmas maupun rumah sakit.

Kepada warga diimbau jika ada yang diduga mengalami gejala terjangkit virus COVID-19 agar segera membawanya ke fasilitas kesehatan atau bisa menghubungi PMI maupun instansi terkait, sehingga bisa segera ditanggulangi, demikian Zakius Degei.

Baca juga: 91 TKA asal China berada di pabrik semen Manokwari

Baca juga: Dinkes Papua antisipasi masuknya virus corona

Baca juga: 9 TKA China di Manokwari dalam pemantauan Dinkes

Baca juga: Pemeriksaan medis wajib bagi pekerja Cina di Papua Barat

Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar