Dpr taruh perhatian pembangunan kesehatan kalsel

id DPRD Kalsel

Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin. (Antaranewskalsel/syamsuddin hasan)

Banjarmasin (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi IX menaruh perhatian terhadap pembangunan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin mengemukakan itu, Jumat, sesudah komisinya yang juga membidangi kesehatan berkonsultasi dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta.

Sebagai contoh, ujar wakil rakyat dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu, Komisi IX DPR RI menanggapi positif terhadap usul pembangunan rumah sakit pemerintah pusat (RSPP) di Kalsel.

"Mereka (Komisi IX DPR RI) berjanji akan membicarakan/memperjuangkan dengan pemerintah pusat," tutur wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu.

Namun, menjawab Antara Kalsel, Komisi IX DPR RI meminta usulan tertulis lengkap dengan konsep perencanaan/berupa kajian sebagai bahan mereka membicarakan bersama pemerintah.

Oleh sebab itu, buat menindaklanjuti saran Komisi IX DPR RI tersebut, Komisi IV DPRD Kalsel segera akan bertemu atau membicarakan dengan eksekutif/pemerintah provinsi (Pemprov) setempat, terutama instansi terkait.

"Kesediaan Komisi IX DPR RI memfasilitasi atau memperjuangkan untuk berdirinya RSPP di Kalsel harus kita manfaatkan sebaik-baiknya," ujar wakil rakyat yang memasuki periode kedua sebagai anggota DPRD tingkat provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut.

Sebelumnya laki-laki kelahiran 1971 itu berpendapat, pembangunan atau keberadaan RSPP di Kalsel penting sebagai salah satu upaya peningkatan dan pemerataan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas.

"Apalagi Kalsel, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin selama ini juga menjadi rujukan RSUD kabupaten/kota seprovinsi tersebut dan bahkan terkadang dari daerah tetangga," lanjutnya.

"Tetapi dengan keberadaan RSPP nanti selain untuk menambah instalasi pelayanan kesehatan masyarakat Kalsel sendiri yang kini penduduknya mencapai empat juta jiwa lebih, juga bisa menjadi rujukan rumah sakit lain luar provinsi," demikian Lutfi.

Di Kalsel sendiri selain terdapat 13 RSUD kabupaten/kota, juga ada empat rumah sakit milik Pemprov setempat yaitu RSUD Ulin, dan Rumah Sakit Umum dr H Mochammad Ansari Saleh Banjarmasin (eks Rumah Sakit Jiwa).

Selain itu, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum di Jalan Syarkawi (mantan Gubernur Kalsel) Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar sekitar 17 kilometer utara Banjarmasin, serta Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) H Gusti Hasan Aman (mantan Gubernur Kalsel) Banjarmasin.*

Pewarta : Sukarli/Syamsuddin Hasan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar