PLN dorong masyarakat beralih ke kendaraan dan kompor listrik

id Aceh,Pemprov Aceh,PLN Aceh,PLN UIW Aceh,Pemerintah Aceh,Gas,Kompor Listrik,Plt Gubernur Aceh,Banda Aceh,Berita Aceh Terkini

Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN UIW Aceh Muhammad Munir dalam acara Car Free Day di Banda Aceh, Minggu (24/11/2019). ANTARA/Khalis

Banda Aceh (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh mendorong masyarakat Provinsi Aceh untuk beralih menggunakan peralatan ramah lingkungan seperti kompor listrik, motor listrik dan mobil listrik.

"PLN mendorong masyarakat untuk menggunakan peralatan yang ramah lingkungan," kata Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN UIW Aceh, Muhammad Munir di Banda Aceh, Minggu.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Kota Banda Aceh, yang bertemakan "Electrifying Lifestyle" (Gaya Hidup Listrik) bersama PT PLN UIW Aceh.

Muhammad Munir menjelaskan CFD itu pihaknya mengambil kesempatan untuk mensosialisasikan program PLN dalam rangka membangun daerah dan masyarakatnya. Pemerintah kini menganjurkan masyarakat mengunakan peralatan ramah lingkungan.
Baca juga: Menristek dukung pemakaian baterai litium lokal untuk mobil listrik

Ia juga mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perpres Nomor 55 Tahun 2019, tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

"Di tingkat nasional bahwa mobil dan motor listrik ini mulai digalakkan. PLN pun demikian menyambut baik program seperti ini," kata Munir.
Baca juga: Kembangkan kendaraan listrik, pemerintah jajaki bermitra dengan Korsel

Ia menyebutkan tidak hanya motor dan mobil listrik, namun masyarakat juga didorong beralih menggunakan kompor induksi atau kompor listrik. Selama ini masyarakat menggunakan kompor berapi tentu membakarkan emisi karbon yang tentunya mengandung racun kumulasi.

"Kami PLN mendorong untuk menghilangkan karbon ini, dikonversi menjadi tanpa karbon, tanpa api, yaitu kompor induksi yang tidak panas, tidak ada api, bersih, aman dan banyak sekali manfaatnya," kata Munir.

Baca juga: Hemat, kendaraan listrik hanya butuh Rp150 per kilometer
Baca juga: Skuter listrik dinilai sebagai solusi kendaraan masa depan
Baca juga: Wagub Sumbar : Pemanfaatan kendaraan listrik untuk kurangi polusi


Pewarta : Khalis Surry
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar