Wakil Presiden imbau generasi muda Minang hidupkan tradisi ke surau

id tradisi minang,tradisi ke surau,wapres jusuf kalla

Arsip Foto. Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara silaturahmi bersama pemerintah dan warga Sumatera Barat di Padang, Senin (2/9/2019). (Biro Pers Setwapres)

Padang (ANTARA) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau generasi muda Minang, Sumatera Barat, menghidupkan dan mempertahankan tradisi meramaikan surau.

"Surau adalah salah satu tempat dan budaya Minang dalam mendidik anak-anak generasi muda Minang pengetahuan tentang agama, adat istiadat, pendidikan dan kemampuan diri," katanya pada acara penyerahan penghargaan Minang Entrepreneur Award (MEA) di Universitas Negeri Padang, Selasa.

Tradisi ke surau, menurut dia, merupakan bagian dari tradisi lama yang memainkan penting dalam pembentukan karakter orang Minang.

"Pada awal kemerdekaan bangsa ini, partisipasi dan dorongan dari cendekiawan dan intelektual Minanglah yang banyak menentukan arah bangsa ini. Ada proklamator, perdana menteri, dan pejuang lainnya," katanya.

Dalam acara pemberian penghargaan kepada mahasiswa pencipta inovasi bidang kewirausahaan dari perguruan tinggi di wilayah Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau itu, Wakil Presiden juga mengimbau pemuda Minang mengasah jiwa kewirausahaan. 

"Minang Entrepreneur Award adalah salah satu cara untuk mendorong dan semangat menjadikan mahasiswa sebagai pengusaha," katanya.

Wakil Presiden juga mendorong para mahasiswa dan pelaku usaha terus mengembangkan diri dan berinovasi.
 
"Inovasi itu bisa menggerakkan, inovasi juga menjaga komunitas dan inovasi bisa menjaga sistem," katanya.

Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Ganefri menjelaskan, kelahiran Minang Entrepreneurship Award berawal dari gagasan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mendorong mahasiswa menjadi wirausaha.

"Ajang ini merupakan upaya memupuk jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa," katanya

Baca juga: Wapres JK serahkan penghargaan Minang Entrepreneur Award

Pewarta : Laila Syafarud, Agung Pambudi
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar