Pengembang optimistis penjualan apartemen di Jaksel masih tinggi

id mrt,southquarter,tb simatupang

MRT tengah melintas di Stasiun Fatmawati jakarta Selatan sebagai salah satu sarana transportasi bagi warga di kawasan Simatupang menuju Jakarta Pusat (Foto ANTARA/ Ganet Dirgantoro)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Pengembangan Bisnis PT Intiland Development Tbk, Permadi Indra Yoga menyatakan optimistis penjualan apartemen di Jakarta Selatan masih tinggi terutama di koridor jalan TB Simatupang.

"Ini yang membuat kami membangun apartemen di South Quarter TB Simatupang," kata Permadi di Jakarta, Jumat.

Permadi menjelaskan apartemen dua tower setinggi 21 lantai total 672 unit hunian ini dibangun di atas lahan seluas 1,3 hektare seiring banyaknya permintaan hunian di kawasan kami.

Ditanya soal harga, Permadi berharap dengan harga mulai Rp1,5 miliar untuk tipe paling kecil masih membuat masyarakat Jabodetabek tertarik.

Permadi juga memperkirakan hunian di SQ bakal menarik minat warga Jakarta untuk memilikinya mengingat lokasinya yang diapit dua stasiun MRT yakni Fatmawati dan Lebak Bulus.

Menurut Permadi dengan telah dibangunnya perkantoran dan pusat retail di kawasan tersebut akan memberikan nilai tambah bagi penghuni apartemen nantinya.

Pengembangan apartemen SQ Res merupakan kerja sama Intiland bersama Government Investment Corporation (GIC) Singapura.

GIC Singapore merupakan lembaga investasi dari pemerintahan Singapura yang menjadi mitra strategis Intiland untuk pengembangan kawasan South Quarter, ujar Permadi.

South Quarter awalnya merupakan kawasan perkantoran terpadu yang mengedepankan konsep berkelanjutan untuk mencipatakan suasana kerja yang lebih nyaman dan produktif, jelas Permadi.

"Di dalamnya saat ini sudah banyak perusahaan global seperti Citi, General Electric, dan Tupperware, serta masih banyak lainnya," ujar Permadi.

Pewarta : Ganet Dirgantara
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar