Anggota DPD terpilih dukung Presiden Jokowi

id abdullah puteh,senator terpilih,dpd dukung jokowi,ketua dpd ri

Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis dan politisi Ahmad Yani menjadi nara sumber dalam silaturahmi Senator Terpilih 2019-2024 di Batam, Kepulauan Riau, Senin. (Naim)

Batam (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih periode 2019-2024 siap mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo dalam upaya pembangunan lima tahun ke depan, selaras dengan sokongan Kepala Negara terhadap penguatan DPD.

"Ke depan, DPD akan satukan derap langkah dengan Presiden Jokowi, karena jelas dia memberikan dukungan kepada DPD," kata anggota DPD terpilih 2019-2024 Dapil Aceh Abdullah Puteh usai silaturahmi "Senator Terpilih 2019-2024" di Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin.

Baca juga: Abdullah Puteh nyatakan siap dampingi La Nyalla pimpin DPD RI

Dukungan Presiden Jokowi terhadap penguatan DPD, dinyatakan dalam Pidato Kenegaraan 17 Agustus 2019.

Menurut dia, dukungan Presiden Jokowi kepada DPD merupakan bukti Kepala Negara memahami bahwa peranan DPD dapat ditingkatkan dan berguna untuk masyarakat.

Baca juga: Zulkifli Hasan ajak semua bersatu dukung pemerintahan Jokowi-Amin

Ia juga sepakat dengan rencana pembangunan Presiden Jokowi, yang memulai dari memberdayakan daerah pinggiran.

"Kalau daerah sudah maju, Indonesia maju," kata dia.

Abdullah yang menyatakan maju sebagai wakil pimpinan DPD RI mendampingi La Nyalla itu mengatakan pihaknya akan mengupayakan penguatan kelembagaan DPD.

Saat ini, pihaknya masih merumuskan Deklarasi Batam, hasil pertemuan silaturahmi "Senator Terpilih 2019-2024" se-Sumatera.

"Sekarang sedang dirumuskan," kata dia.

Ia mengatakan, isi deklarasi itu antara lain komitmen menyatukan derap langkah dengan program Presiden Jokowi mendukung penguatan DPR RI melalui, prasarana dan sarana yang dibutuhkan untuk menjawab tuntutan zaman.

Anggota DPD terpilih lainnya, Bustami mengatakan kehadiran seluruh anggota DPD terpilih hari ini untuk saling mengenal, sebelum bekerja bersama-sama, lima tahun ke depan.

Apalagi, saat dilantik nanti, seluruh anggota DPD langsung harus memilih pimpinan, sehingga sudah harus saling mengenal satu sama lain.

"Saat dilantik 1 Oktober 2019 nanti, kami harus tentukan pimpinan. Makanya, pra-dilantik harus bertemu calon pimpinan kita," kata anggota DPD Dapil Lampung itu.

Dalam memilih pimpinan, kata dia, anggota DPD harus memilih orang yang memiliki pengalaman, dan rekam jejak oergaulan yang baik.

Ia mengingatkan, DPD adalah lembaga politik, bukan administrasi dan bukan ahli teknis.
 

Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar