Warga Jepang meriahkan Jambore Pramuka di Batang

id Jambore di Batang, Jepang

Peserta Jambore Pramuka Kabupaten Batang mengenalkan permainan tradisional Gobak Sodor pada sejumlah warga Negara Jepang, Kamis (15/8/2019) (ANTARA/ Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Sejumlah warga Negara Jepang, dalam rangkaian Hari Pramuka Nasional 2019 ikut memeriahkan perkemahan Jambore Pramuka yang diselenggarakan di lapangan Desa Karanganom, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Camat Kandeman Dwi Riyanto di Batang, Kamis, mengatakan bersama ratusan pelajar, sejumlah warga Negara Jepang yang bekerja di PT Bhimasena Power Indonesia mengenalkan beberapa permainan dan makanan jajanan asal negeri "Sakura".

"Kami senang dan bangga, bisa memberikan yang terbaik dalam kegiatan perkemahan Jambore Pramuka Kandeman 2019 karena bisa memberikan ilmu pengetahuan dan pertukaran budaya dan permainan dari Negeri Jepang kepada peserta jambore," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi lepas Pramuka Indonesia ke Jambore Kepanduan Dunia

Sejumlah permainan tersebut antara lain lompat tali (Nawatobi), permainan melipat kertas (Origami), pembuatan makanan tradisional khas Jepang (mochitsuki) hingga menyanyikan lagu Doraemon yang menggunakan bahasa Jepang yang diikuti oleh peserta jambore.

Adapun peserta jambore yang diikuti para pelajar ini mengenalkan permainan tradisional kepada warga Jepang berupa gobak sodor.

Baca juga: Anggota pramuka Jambi ikut jambore dunia di Amerika Serikat

"Pertukaran permainan budaya Indonesia dan Jepang ini sangat berguna bagi kedua bangsa ini. Peserta jambore maupun warga Negara Jepang sangat antusias mengikuti kegiatan itu," katanya.

Direktur Operasional PT Bhimasena Power Indonesia Sirokhi Yamashita mengatakan dirinya sangat mengapreasiasi kepada para peserta perkemahan Jambore Pramuka 2019.

Baca juga: Anak TKI boyong 11 piala Jambore Pramuka Nusantara Antarbangsa

Permainan yang mengutamakan kerja sama ini, kata dia, akan memberikan pembelajaran karakter dalam permainan tradisional gobak sodor.

"Permainan tradisional ini tidak ada di negeri Jepang sehingga hal membuat kami bangga dan senang bisa bergabung dalam permainan tradisional gobak sodor," katanya.

Pewarta : Kutnadi
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar