Prancis: Serangan instalasi minyak Saudi tak dapat diterima

id Instalasi minyak Arab Saudi,Konflik Yaman

Gambar diambil dari video yang dibagikan oleh stasiun televisi Yaman pro-Houthi Al Masirah, Minggu (5/11/2017), memperlihatkan apa yang dikatakan sebagai peluncuran rudal balistik oleh pasukan Houthi yang ditujukan ke Bandara King Khaled di Riyadh pada hari Sabtu. (Houthi Military Media Unit) (Houthi Military Media Unit/)

Paris (ANTARA) - Prancis pada Rabu mengatakan serangan pesawat nirawak terhadap saluran pipa minyak Arab Saudi yang diklaim oleh kelompok Houthi merupakan tindakan yang tak dapat diterima, yang mengancam keamanan kawasan.

Pihaknya juga memperingatkan semua pihak untuk menghindari eskalasi yang dapat merusak pembicaraan damai Yaman.

"Prancis mengutuk keras serangan "drone" terhadap pipa saluran minyak Arab Saudi yang diakui oleh kelompok al-Houthi. Serangan ini, yang mengacaukan keamanan Arab Saudi sekaligus stabilitas kawasan, merupakan tindakan yang tak dapat diterima," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis, Agnes von der Muhll, dalam satu pernyataan.

"Prancis meminta semua pihak agar menahan diri dari bentuk eskalasi apapun yang berpotensi membahayakan proses politik untuk mengakhiri konflik Yaman," kata dia.

Baca juga: Arab Saudi: Pipa saluran minyak diserang "drone"

Baca juga: Gerilyawan Yaman Houthi tembakkan dua rudal ke instalasi minyak Saudi

Sumber: Reuters

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar