Lebih 134.000 petani Polandia jadi korban kemarau

id Polandia,Gelombang panas,Petani

Warga menyalakan suar saat merayakan 74 tahun Pemberontakan Warsawa, di Warsawa, Polandia, Rabu (1/8/2018). (Slawomir Kaminski/Agencja Gazeta/via REUTERS)

Warsawa, Polandia (ANTARA News) - Sebanyak 134.600 petani Polandia telah menderita akibat kemarau berkepanjangan, sementara gelombang panas telah memanggang sebanyak 2,2 juta hektare lahan, kata Kementerian Pertanian Polandia, yang dikutip oleh Polish Press Agency (PAP), Kamis (9/8).

Menurut PAP, kerugian yang berkaitan dengan kemarau di sektor pertanian saat ini diperkirakan mencapai 1,2 miliar zloty (323.600 juta dolar AS).

Kerugian terbesar pertanian dicatat di Provinsi Wielkopolskie di Polandia Barat, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi. Para petani dari Provinsi Podlaskie, Zachodniopomorskie dan Wasminsko-Mazurskie juga menghadapi pukulan keras akibat kurangnya curah hujan.

Kabinet Polandia baru-baru ini memutuskan untuk mengeluarkan 799,5 juta PLN (215,63 juta dolar AS) pada 2018 untuk bantuan buat petani yang menderita akibat kemarau atau banjir.

Sementara gelombang panas yang terus memanggang Eropa meluas kese luruh benua tersebut, petugas prakiraan cuaca sekarang mengatakan catatan temperatur sepanjang waktu di Eropa dapat dipecahkan dalam beberapa hari ke depan.

Penerjemah: Chaidar Abdullah

Pewarta : antara
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar