Menkes: Epidemi virus corona di Denmark 'lebih stabil'

id Denmark,epidemi virus corona,Nordik

Pengunjung dan sejumlah wartawan menunggu acara pengguntingan pita di pintu masuk taman hiburan Tivoli, yang dibuka untuk musim panas di tengah pandemi COVID-19 yang masih mewabah, di Kopenhagen, Denmark, Sabtu (27/3/2021).  ANTARA FOTO/Reuters-Olafur Steinar Rye Gestsson/hp.

Kopenhagen (ANTARA) - Epidemi virus corona di Denmark menunjukkan tanda-tanda stabil, kata Menteri Kesehatan Magnus Heunicke pada Selasa, kemungkinan berkat vaksinasi dan dosis booster.

"Angka reproduksi yang dihitung menjadi 1. Angka penting lainnya seperti insidensi, tingkat positif, dan lain-lain membuktikan bahwa perkembangan infeksi melandai dan bahwa kami menghadapi epidemi yang lebih stabil," cuit Heunicke di Twitter.

Angka reproduksi merupakan alat ukur rata-rata banyaknya orang yang terinfeksi dari satu orang penderita. Angka 1 menandai bahwa epidemi melambat.

Baca juga: Riset Denmark, Norwegia: sedikit pembekuan darah setelah suntik Astra

"(Itu) bisa saja antara lain berkat imunitas dari vaksinasi dan vaksinasi lanjutan, sebab 1 dari 7 anak berusia 12 tahun ke atas kini sudah menerima vaksin booster."

Lebih dari 75 persen populasi di negara Nordik itu sudah disuntik vaksin COVID-19, dengan 13,5 persen sudah mendapatkan vaksin booster.

Denmark mencatat rekor 4.000 lebih kasus harian COVID-19 dalam beberapa pekan belakangan dari level terendah sekitar 200 kasus pada pertengahan September. Namun, sejauh ini negara itu berhasil menghindari penerapan penguncian yang ketat.

Sumber: Reuters

Baca juga: AS keluarkan peringatan COVID untuk tak kunjungi Jerman dan Denmark
Baca juga: Otoritas Denmark masih kecualikan vaksin COVID-19 AstraZeneca dan J&J

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar