Kuwait siap terima ekspatriat yang sudah disuntik vaksin

id Kuwait,ekspatriat,vaksin COVID-19

Arsip Foto - Perawat asing (ki), mendapatkan sertifikan bebas virus COVID-19 dari seorang dokter, setelah pulang dari liburan, akibat mewabahnya virus tersebut, di klinik kesehatan di Subhan, Kuwait, Senin (9/3/2020). ANTARA/REUTERS/Stephanie McGehee/am.

Kota Kuwait (ANTARA) - Kuwait sedang mempersiapkan diri untuk mulai 1 Agustus menerima kedatangan para ekspatriat yang sudah disuntik vaksin COVID-19, menurut Kementerian Kesehatan pada Jumat (30/7).

Juru bicara kemenkes, Abdullah Al-Sanad, melalui pernyataan pers menyebutkan bahwa Bandara Kuwait berdasarkan keputusan pemerintah akan mengizinkan masuk para pekerja asing yang sudah mendapatkan vaksin lengkap mulai 1 Agustus.

Tim kementerian akan memeriksa sertifikat vaksinasi para ekspatriat yang divaksin di luar negeri, katanya.

Juru bicara itu meminta ekspatriat yang akan kembali ke Kuwait agar mengunggah sertifikat vaksinasi mereka di situs kementerian untuk konfirmasi.

Sesuai keputusan pemerintah Kuwait, setiap orang yang tiba harus menyerahkan hasil negatif tes PCR dalam 72 jam sebelum keberangkatan.

Begitu tiba di Kuwait, mereka harus menjalani karantina di rumah selama tujuh hari. Apabila ingin mempersingkat masa karantina, mereka wajib mempunyai bukti negatif tes PCR pada hari ketiga.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Kuwait larang warga yang tidak divaksin bepergian ke luar negeri

Baca juga: Per 1 Agustus Kuwait hanya izinkan masuk WNA penerima vaksin lengkap


 

Warga Kuwait rayakan Idul Fitri di tengah pembatasan COVID-19


Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar