Irlandia: Varian COVID Delta sumbang hingga 20 persen kasus mingguan

id Varian COVID Delta ,COVID Irlandia,Tingkat insidensi

Seorang wanita berjalan melewati pusat perbelanjaan Debenhams yang tutup di mana berdiri tenda seorang tunawisma di depan pintunnya, di tengah penyebaran virus corona (COVID-19), di Dublin, Irlandia, Selasa (16/3/2021). ANTARA /REUTERS/Clodagh Kilcoyne/AWW/djo/am.

Dublin (ANTARA) - Virus corona varian Delta lebih menular yang pertama kali terdeteksi di India menyumbang hingga 20 persen dari kasus yang dilaporkan di Irlandia pekan lalu, lonjakan yang menurut pejabat medis mengkhawatirkan.

Tingkat insidensi di Irlandia terus menurun dalam beberapa pekan terakhir. Otoritas juga telah memvaksin sekitar dua pertiga dari populasi orang dewasa di negara tersebut.

Sebanyak 284 kasus baru COVID-19 dilaporkan pada Senin (21/6), salah satu jumlah harian terendah sepanjang tahun ini.

Dinas kesehatan mengatakan sejumlah wabah yang dikaitkan dengan varian Delta juga dilaporkan pekan lalu.

Irlandia sedang membuka ekonomi mereka secara perlahan, dengan hanya makan dan minum di dalam ruangan kembali diizinkan pada Agustus mendatang.

Sumber: Reuters

Baca juga: Layanan kesehatan Irlandia alami serangan 'ransomware'
Baca juga: Irlandia tambahkan 26 negara ke daftar karantina wajib, hapus satu
Baca juga: Pejabat Irlandia: Penghentian vaksin AstraZeneca keputusan yang tepat

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar