Pakistan panggil dubes Prancis, kecam aksi 'Islamofobia'

id Otoritas Pakistan,duta besar Prancis,Islamofobia

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan. (APP - Pakistan)

Islamabad (ANTARA) - Otoritas Pakistan memanggil duta besar Prancis di Islamabad, sehari setelah Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyebutkan bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron telah "menyerang Islam", menurut pejabat Kementerian Luar Negeri, Senin.

Juru bicara kementerian mengonfirmasi kepada Reuters bahwa duta besar Prancis telah dipanggil. Pihaknya juga berbagi pernyataan dari kementerian terkait, yang menyebutkan "Pakistan mengecam aksi Islamofobia sistematis bertopeng kebebasan berekspresi."

Pernyataan Khan muncul setelah Presiden Macron memberikan penghormatan kepada guru sejarah Prancis, yang dipenggal oleh seorang ekstremis, yang ingin membalas atas apa yang diperbuat oleh guru tersebut.

Sebelumnya, guru Prancis itu memperlihatkan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad saat membahas kebebasan berekspresi di kelasnya.

Sumber: Reuters

Baca juga: OKI sebut kasus karikatur nabi bisa rusak hubungan Islam dan Prancis
Baca juga: Surat kabar Prancis sebut terima ancaman usai terbitkan kartun Nabi
Baca juga: Pakistan kecam keras penerbitan ulang kartun Nabi Muhammad

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar