Abu Dhabi tangguhkan pembayaran layanan utang akibat pandemi

id Abu Dhabi Fund for Development(ADFD) ,tangguhkan pembayaran layanan utang,akibat pendemi

Warga berenang di kolam renang Atlantis The Palm Hotel, saat Uni Emirat Arab membuka kembali pariwisata mereka di tengah penyakit virus corona (COVID-19) di Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (7/7/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Ahmed Jadallah/hp/cfo

Dubai (ANTARA) - Abu Dhabi Fund for Development (ADFD) menangguhkan pembayaran layanan utang sejumlah negara dan perusahaan untuk tahun ini, menurut badan tersebut pada Minggu.

ADFD menyediakan bantuan finansial bagi perusahaan di Uni Emirat Arab dan negara-negara berkembang, seperti Pakistan, Mesir, Sudan dan Ethiopia.

Pembayaran layanan utang akan ditangguhkan bagi negara dan perusahaan yang memenuhi syarat mulai 1 Januari hingga 31 Desember, bunyi pernyataan ADFD.

Pihaknya tidak menyebutkan negara atau perusahaan mana yang akan mendapatkan keringanan tersebut atau kriteria apa yang harus mereka penuhi.

"Pada saat dunia sedang terguncang akibat pandemi ... sangat penting bagi kita untuk mendukung terutama mereka yang paling membutuhkan, khususnya negara berpenghasilan rendah," kata Dirjen ADFD Mohammed Saif al-Suwaidi.

Sumber: Reuters

Baca juga: Lawan COVID-19, UAE berkomitmen perkuat kerja sama internasional

Baca juga: UAE salurkan 33 ton bantuan ke Italia, Kazahkstan, Kolombia

Baca juga: Etihad Airways berencana tambah rute baru di tengah pandemi COVID-19


   

Jokowi minta Pangeran Abu Dhabi jadi dewan pengarah pembangunan ibu kota baru


Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar